2019 Jalan Lintas Pansela di Jatim Terhubung

  • Minggu, 20 November 2016 | 19:30
2019 Jalan Lintas Pansela di Jatim Terhubung
Proyek Jalan Lingkar Selatan diharapkan bisa meningkatkan jalur transportasi di Jawa

SURABAYA, PETISI.COPemerintah melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, merencanakan  tahun 2019 jalan lintas Pantai Selatan (Pansela) di wilayah Provinsi Jawa Timur dapat terhubung. Saat ini masih ada 295,90 Km yang belum tertangani.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, I Ketut Darmawahana mengatakan, pihaknya melalui Direktorat Jenderal Bina Marga tahun ini mengajukan  pinjaman dana ke IDB (Islamic Development Bank) dan tengah dalam proses pengajuan ke Bappenas.

“Mudah-mudahan tahun ini disetujui,” katanya.

Dari 295,90 Km yang belum tertangani akan didanai oleh pinjaman IDB sepanjang 130,05 Km dengan biaya Rp 1,42 Triliun dalam kurun waktu tiga tahun serta dana pinjaman IDB lanjutan sepanjang 21,83 Km sejumlah Rp 272,03 Milyar dan sisanya  136,10 Km dibiayai APBN sejumlah Rp 2,04 Triliun. Dana tersebut belum termasuk penanganan jembatan.

“Dana pinjaman IDB bisa menutup kebutuhan dana untuk pembangunan jalur Pansela, sedangkan sisanya direncanakan menggunakan dana APBN,” katanya.

Dikatakanya, keberadaan Jalan Lintas Pansela Jawa Timur dengan titik-titik (spot) pariwisata pantai selatan yang sangat indah dan cenderung masih asli (original), diharapkan akan mampu menarik investor untuk ikut berperan serta mengembangkan wilayah selatan Jawa Timur. Keberadaan jalan yang strategis ini dapat memberikan efek pengganda (multiplier effect) terhadap kegiatan ekonomi wilayah dan ekonomi masyarakat.

Tujuan pembangunan jalan lintas Pansela Jawa Timur adalah untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Provinsi Jawa Timur dan mengurangi bahkan menghilangkan kesenjangan dengan wilayah utara. Pembangunan jalan baru untuk membuka lokasi-lokasi terpencil dengan tujuan membuka isolasi daerah yang selanjutnya akan diikuti dengan adanya pertumbuhan ekonomi lokal serta peningkatan SDM masyarakat setempat.

Jalan lintas Pansela Jawa membentang menyusuri garis tepi Pantai Selatan dari wilayah Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Jawa Timur. Panjang Jalan Lintas Pansela Jawa Timur dari Pacitan – Banyuwangi 676,82 Km terdiri dari 8 Kabupaten yaitu Pacitan 87,44 Km, Trenggalek 81,48 Km, Tulungagung 51,18 Km, Blitar 64,20 Km, Malang 137,33 Km, Lumajang 65,60 Km, Jember 83,50 Km, Banyuwangi 106,10 Km. Dari 676,82 Km yang sudah tertangani 380,92 Km sementara lahan sudah  bebas 565,59 Km dan belum bebas 111,23 Km.

Pembangunan Jalan Lintas Pansela  telah dilaksanakan sejak tahun 2002 namun sampai sekarang belum selesai. Permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan jalan tersebut berupa kondisi topografi yang berat (pegunungan) menyebabkan biaya pelaksanaan tinggi, dan juga sulitnya pembebasan  lahan terutama kesulitan penggunaan tanah perhutani / perkebunan. Selain itu pada beberapa ruas jalan yang melalui pegunungan, kelandaian (grade) yang ada dapat mencapai >20 %. (hary)

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional