30 Pilkades Serentak, Polres Pasuruan Turunkan 500 Personel

  • Kamis, 5 Oktober 2017 | 18:47
30 Pilkades Serentak, Polres Pasuruan Turunkan 500 Personel
Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono,SIK

PASURUAN, PETISI.CO – Pelaksanaan Pilkades serentak di wilayah hukum Polres Pasuruan, tinggal dua hari kedepan.

Pihak aparat keamanan, khususnya Polres Pasuruan telah menurunkan satuan fungsi dan polsek jajaran untuk mengantisipasi adanya kerawanan saat pra dan pasca Pilkades serentak tersebut.

Seperti yang diutarakan Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono,  “Untuk gelaran Pilkades tahun ini, menurunkan 2/3 kekuatan Polres,” ucapnya.

Selain menurunkan 2/3 kekuatan personil Polres atau sekitar 500 personil, Polres juga dibantu 1 kompi pasukan Brimob Polda Jatim, 150 anggota TNI dari Kodim 0819 Pasuruan dan Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu satuan fungsi lainnya standby di Mapolres Pasuruan dan siap dikerahkan, jika terjadi kerawanan.

Jumlah desa di wilayah hukum Polres Pasuruan yang melaksanakan Pilkades, sebanyak 30 desa. Mendekati pelaksaan Pilkades seluruh personil telah diperintahkan untuk meningkatkan tupoksinya.

Sementara itu saat sejumlah awak media menanyakan adanya desa yang dinilai cukup rawan? salah satunya gesekan antar pendukung cakades dan perjudian?

“Sementara ini tidak terdeteksi adanya kerawanan, namun demikian kami tidak akan mengendorkan pengamanan baik terbuka maupun tertutup. Untuk mengantisipasi adanya perjudian pada pelaksanaan Pilkades, kami telah menurunkan tim pengamanan tertutup yang bekerjasama dengan warga di setiap desa yang menggelar Pilkades. Intinya setiap adanya indikasi kerawanan, langsung kita tindaklanjuti dan gelar perkara. Jika terdapat indikasi perbuatan melawan hukum langsung kami proses saat itu juga,” terang AKBP Raydian.

Ditambahkan, untuk menjaga kekondusifan wilayah, dipersilakan masyarakat pada desa yang menggelar Pilkades, membentuk pamswakarsa, akan tetapi harus berkoordinasi dengan aparatur keamanan setempat.

Dari data yang dikumpulkan, setidaknya ada satu desa di wilayah Kecamatan Beji yakni Desa Beji yang menjadi prioritas pengamanan. Hal ini dikarenakan tempat pemungutan suara, berada tepat dipinggir jalan penghubung Surabaya-Banyuwangi.

Dimana pihak Polres menambah personil, agar warga yang hendak memberikan suaranya,tidak mengganggu arus lalu lintas.(hen)

 

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional