Air Terjum Mertapan, Masih Perawan, Mampu Pikat Pengunjung

  • Minggu, 25 Februari 2018 | 14:57
Air Terjum Mertapan,  Masih Perawan, Mampu Pikat Pengunjung
Air Terjum Mertapan, Masih Perawan, Mampu Pikat Pengunjung

PONOROGO, PETISI.CO – Desa Munggu Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo, ternyata banyak menyimpan asset wisata yang masih perawan dan pesona keindahannya tak kan kalah dengan wisata wisata di wilayah Ponorogo lainnya.

Pasalnya, di Desa Munggu ada 4 air terjun, yakni air terjun Totokan, air terjun Tretes , air terjun Banyu Telu dan air terjun Mertapan.

Selain empat air terjun Munggu, juga memiliki dua goa yang indah, seperti Goa Pertapan dan Goa Mertapan.

Untuk Goa Mertapan ini dalamnya sungguh indah, karena ada ruangan – ruangan beserta kursi dan meja dari batu yang terhiasi di langit-langit gua penuh stalagnit yang bak salju meleleh.

Namun ke semua asset wisata di Desa Munggu masih perawan, belum terjamah oleh tangan tangan jahil. Karena akses jalan yang masih menjadi kendala.

Sementara air terjun Totokan dan air terjun Mertapan dan banyu telu yang akses jalan sudah dibuka oleh warga.

“Kenapa kita gerakan tanam pohon di tempatkan di air terjun Mertapan, pasalnya untuk menuju dua air terjun di Munggu yaitu air terjun Mertapan dan air terjun Banyu Telu hanya satu rute atau satu jalur dan letaknya berdekatan, hanya berjarak kurang lebih 50 meter antara kedua air terjun tersebut,” ujarnya.

Menututnya,  kalau mau naik sedikit, akan dijumpai Gua Pertapan, dan jalan menuju ke air terjun Mertapan dan banyu telu juga sudah lumayan, meski hanya baru bisa bagi penghobby trail.

“Namun kalau jalan kaki sudah lumayan enak karena jarak dari parkir kendaraan ke kedua air terjun ini hanya memakan waktu seperempat jam,” terang Ketua Pokdarwis Desa Munggu, Jono (34).

Menurut Jono, pihaknya  selalu melakukan koordinasi dari semua unsur untuk memajukan dan mengelola air terjun tersebut, agar tercipta magnet bagi pengunjung.

” Pokdarwis (kelompok Sadar wisata) selalu mencari terobosan agar aset aset wisata di desa bisa memiliki magnet bagi pengunjung,” ujarnya.

Terobosaqn itu berupa, perbaikan jalan akses ke air terjun, penanaman pohon agar sepaNjang akses jalan teduh dan asri.

“Beberapa minggu lalu juga ajak KKN carikan tutor dari daerah yang punya wisata handal,” imbuh Ketua Pokdarwis.

Ketua Posko KKN STKIP PGRI Ponorogo, Fahrul Amiruddin mengaku sangat terpukau dengan air terjun Mertapan yang mempesona tersebut.

Ia menyayangkan kalau tidak segera dikelola baik, terutama akses jalan agar kendaraan roda dua bisa masuk lagi lebih dekat bagi pejalan kaki.

“Sebenarnya biasa bagi pecinta wisata untuk jalan kaki satu kilo meter, namun alangkah bagusnya bila dikelola agar lebih dekat lagi hanya jalan kaki setengah kilometer gitu,” ujarnya.

Air Terjum Mertapan, Masih Perawan,

Kepala Desa Munggu, Sukamto juga sudah melakukan berbagai jalur ditempuh untuk pengelolaan aset aset wisata di desanya.

Asset wisata di Desa Munggu menurutnya tidak kalah dibanding dengan daerah lain se Kabupaten Ponorogo, hanya tinggal pengelolaannya.

“Untuk air terjun Mertapan ini sudah masuk di Dinas Pariwisata Kabupaten, bahkan baru saja dapat bantuan berupa fasilitas MCK dan sudah kita realisasikan,” ujarnya.

Saat ini, kata Sukamto,   pihaknya berpikir dan fokuskan untuk akses jalan, bagaimana nanti juga punya rencana ajak Pokdarwis serta lembaga pemerintah desa untuk study banding ke daerah yang memiliki wisata.

Seperti Malang,  Magetan dan Karang anyar. “Sayang  kalau tidak dikelola dengan baik, karena aset ini tidak dimiliki oleh 306 desa di Ponorogo, karena Munggu punya empat air terjun dan dua goa yang indah,” terangnya.

Sukamto juga berterimakasih atas kehadiran KKN dan juga GP Ansor Bungkal yang peduli terhadap wiaata di desanya.

“Kami mewakili lembaga pemerintah desa sangat berterima kasih, ternyata adik adik KKN dan adik adik dari Ansor peduli di Munggu ini,” pungkasnya.(mal)

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional