Anggota MPR RI Guntur Sasono Sosialisasi 4 Pilar di Desa Sidowarek Ngoro Jombang

  • Kamis, 3 Mei 2018 | 15:59
Anggota MPR RI Guntur Sasono Sosialisasi 4 Pilar di Desa Sidowarek Ngoro Jombang
Sosialisasi 4 Pilar MPR RI oleh Drs H Guntur Sasono Msi

JOMBANG, PETISI.CO – Sosialisasi 4 Pilar MPR RI oleh Drs H Guntur Sasono Msi, dengan tema  Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagai konstitusi Negara, serta Ketetapan MPR sebagai bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara, ditandai dengan dengan penyerahan buku 4 pilar, Kamis (3/5/2018).

Dalam acara ini dihadiri anggota dewan Fraksi Demokrat Kabupaten Jombang, Kepala Desa, beserta perangkat desa serta warga desa, di Balai Desa Sidowarek Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang.

Kepala Desa Sidowarek Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang Suparno, mengatakan, kehadiran anggota MPR RI ke Desa Sidowarek untuk sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Karena untuk berbangsa dan bernegara yang perlu diketahui oleh masyarakat sebagai pemantapan nilai-nilai dan norma kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Lanjut Suparno, sosialisasi juga untuk menanamkan jiwa kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme generasi penerus bangsa. “Agar semakin mencintai dan membangun negeri,” ungkapnya.

Anggota DPRD Partai Demokrat Jombang Imam Hanafi dalam sambutannya menyampaikan, dalam rangka sosialisasi 4 Pilar MPR RI adalah untuk mempertahankan dan memelihara kerukunan nasional dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Selain itu juga memperkuat nilai-nilai dan norma kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia,” jelasnya.

Drs H Guntur Sasono Msi bersama warga.

Anggota MPR RI Drs Guntur Sasono Msi menjelaskan, dalam mensosialisasikan 4 Pilar MPR RI terus dilakukan, karena satu-satunya penguat pondasi masyarakat dalam bernegara.

Upaya pemahaman sejarah oleh warga negara merupakan bagian dari usaha menempatkan bangsa dalam konteks perubahan zaman yang terus berlangsung.

Sehingga sumber sejarah akan dapat dijadikan sebagai pemersatu dan pengikat identitas bangsa di tengah perkembangan hubungan dunia Internasional.

Guntur menambahkan, bahwa setiap warga negara harus mengetahui gambaran sejarah negara. Sehingga negara berkewajiban untuk sejauh mungkin memperkenalkan visi kesejarahan dan memberikan gambaran tentang sebuah sejarah nasional yang dapat dipahami dari generasi ke generasi.

“Melalui penegasan kesejarahan nasional, sebagai identitas bangsa akan terus terpilih dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.(rahma)

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

CLOSE
CLOSE

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional