Petisi
Bupati Blitar bersama Komandan Kodim 0808/Blitar
ADVERTORIAL

Bupati Blitar Bersama Dandim 0808/Blitar Membuka TMMD di Desa Karangbendo

BLITAR, PETISI.CO – Program dari Mabes TNI yaitu Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat di pedesaan secara resmi dibuka Bupati Blitar di Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok Kamis (11/07/2019).

Upacara pembukaan TMMD ke-105 Tahun 2019 ini, dilakukan secara serentak se-Jawa Timur. Ada lima daerah yang menerima program TMMD tahun 2019 yaitu Trenggalek, Bojonegoro, Banyuwangi, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Ponorogo.

Pembukaan di Blitar ini tampak hadir diantaranya Bupati Blitar, Dandim 0808 Blitar, Kapolres Blitar Kota dan Kepala BNK Kabupaten Blitar, tema TMMD tahun ini adalah “Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

TNI Bersama Masarakat Bekerjasama membangun Insfratruktur Jalan

Di lokasi nampak anggota Kodim 0808 Blitar melakukan bakti sosial bergotong-royong bersama Polri dan masyarakat membangun infrastruktur fisik maupun non fisik selama 30 hari ke depan. Kegiatan TMMD di Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok ini meliputi pembangunan jembatan, perbaikan tempat-tempat ibadah, bedah rumah dan juga perbaikan jalan-raya.

Bupati Blitar Drs H Rijanto MM ditemui usai membuka TMMD mengatakan, program TMMD ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Karena dengan adanya TMMD ini pihak desa dalam melakukan pembangunan akan semakin cepat.

“Alhamdulillah tahun ini mendapatkan TMMD lagi, dan kali ini sasarannya di Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok, kami menyambut baik kegiatan ini karena tahu persis dengan kehadiran TMMD Desa dalam melaksanakan pembangunan akan semakin cepat,” kata Rijanto.

Bupati Blitar Bersama Kapolres Blitar Kota dan Masarakat

Lebih lanjut Rijanto menjelaskan, ada beberapa titik pada TMMD ini, diantaranya pembenahan jalan dari tanah menjadi makadam, pembangunan jembatan, perbaikan mushola dan masjid, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan jambanisasi.

“Selain itu, ada juga kegiatan non fisik, sifatnya sosialisasi, penyuluhan kepada masyarakat, baik dari dinas terkait seperti Dinkes, Dinas Peternakan, Dinas  Pertanian, BNN, maupun Dinas Sosial,” jelas Bupati Blitar.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar itu juga menambahkan, Kita mengusulkan Desa Karangbendo agar mendapat prioritas program TMMD. “Karena memang desa ini agak tertinggal dari desa lain yang ada di Kabupaten Blitar,” pungkasnya.

Dandim 0808/Blitar di tempat Pembangunan Jalan Makadam

Sementara Komandan Kodim 0808/Blitar, Letkol Inf Krisbianto mengatakan, sesuai target 30 hari, TMMD di Desa Karangbendo ini harus selesai pada 8 Agustus 2019 mendatang, untuk itu personil yang diterjunkan untuk melaksanakan kegiatan ini sebanyak 150 personel, baik dari TNI, Polri, maupun Pemda.

“Ditambah personel dari masyarakat sebanyak 150 orang,” kata Letkol Inf Krisbianto.

Lebih lanjut Dandim 0808 Blitar menjelaskan, sasaran fisik diantaranya, perbaikan jalan sepanjang 2,7 kilometer, pembangunan jembatan, perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 15 unit, perbaikan masjid sebanyak 2 unit, perbaikan RTLH 15 unit, jambanisasi sekitar 20 unit, serta pos kampling.

Sedangkan kegiatan yang non fisik juga akan dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat disana, yaitu kita akan melakukan penyuluhan mulai Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, penyuluhan anti narkoba, setiap hari kita ada kegiatan.

“Tanggal 8 Agustus kegiatan ini harus sudah selesai, karena sudah ditetapkan oleh pimpinan TNI angkatan darat, maka dari itu kita bersama masyarakat untuk menyelesaikan tugas- tugas ini,” jelasnya.(adv/hms/min)

terkait