Petisi
Bupati Blitar Rijanto Bersama Forpinda Kunjungi Pabrik Gula
ADVERTORIAL PEMERINTAHAN

Bupati Blitar Tinjau Pabrik Gula RMI

BLITAR, PETISI.CO –  Bupati Blitar, Rijanto M. M beserta Forum Pimpinan Daerah (Forpimda)  yaitu Kapolres Blitar, Kajari dan Dandim 0808 Blitar, Selasa (08/01/2019) melakukan serangkaian kujungan kerjanya. Diantaranya meninjau Pabrik Gula Rejoso Manis Indo (RMI), di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar.

Bupati Blitar saat menerima Paparan dari Menejemen Pabrik Gula

Kedatangan rombongan Bupati disambut jajaran struktural PT RMI, Kades Rejoso dan Muspika Kecamatan Binangun, dan langsung menuju lokasi meninjau pabrik tempat operasi penggilingan tebu, pengolahan limbah dan meninjau beberapa tempat pengolahan barang jadi produksi.

Heri Widarmanto, selaku Project Manager PT RMI, dalam sambutanya mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan Bupati dan jajaran Forpimda, sejauh ini proses pembangunan Pabrik Gula Rejoso berjalan lancar berkat dukungan pemerintah daerah dan sudah mencapai 90% proses bangunanya.

“Apabila kita melihat project PT RMI ini sejak mulai berdirinya telah  banyak menemui kendala. Namun semua dapat diselesaikan dengan baik berkat bantuan dari pemerintah serta jajarannya. Saat ini proses pembangunan Pabrik Gula Rejoso telah mencapai 90%. Target maksimal bulan April akan kita buka dan kita operasikan,” Jelas Heri.

Lebih lanjut Heri menyampaikan, karena andil pemerintah Kabupaten Blitar cukup besar, pihaknya akan bekerja secara serius dan lebih mengutamakan akan merangkul para petani lokal, selama ini PT RMI sudah merekrut pegawai kurang lebih sekitar 300 orang yang utamanya diambil dari masyarakat sekitar dan di dalam pembangunan melibatkan kontraktor lokal sebanyak 1800 termasuk dari PT RMI itu sendiri.

“Untuk itu  Pemkab Blitar mempunyai adil besar dalam PT RMI ini, untuk memenuhi kebutuhan bahan baku nantinya. Kami akan memprioritaskan petani tebu lokal agar dapat bekerjasama, dan kami sudah mengadakan beberapa pertemuan untuk koordinasi dengan petani di berbagai tempat,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Bupati Blitar Rijanto, usai rapat koordinasi kepada petisi.co  mengatakan, Pemerintah Kabupaten Blitar secara tidak langsung bertanggung jawab atas capaian pembangunan yang sedang dikerjakan. Karena, hal ini akan berkaitan dengan infrastruktur jalan, yang merupakan tanggung jawab pemerintah.

“Kami memang secara sengaja mendadak untuk meninjau langsung perkembangan progres yang dicapai oleh PT RMI. Di mana hal ini merupakan tanggung jawab kita semua. Persiapan infrastruktur jalan yang memadahi merupakan tanggung jawab pemerintah, guna menunjang aktifitas pabrik, umumnya masyarakat,” terang Bupati.

Lebih Lanjut Bupati menjelaskan, Keberadaan Pabrik gula yang rencana beroperasi pada bulan April 2019 ini sangat bermanfaat sekali terutama bagi perkembangan industri pangan dan pertanian khususnya wilayah Kabupaten Blitar yang banyak para petani tebu di bagian selatan. Sebab selama ini para petani yang biasa membawa hasil panen tebunya keluar Blitar tahun ini cukup diolah di Blitar saja. Di mana pabrik gula RMI akan beroperasi buka giling pada tahun ini. Dengan kapasitas bisa menampung 10.000 sampai 18.000 ton per hari, jadi masih cukup luas untuk menampung hasil panenan tebu dikawasan Blitar dan sekitarnya.

“Selain itu dengan berdirinya pabrik gula di Blitar ini dampak positif. Selain bisa mengurangi angka pengangguran dan membuka lapangan kerja baru, jangka panjangnya bisa mengurangi impor gula dari luar,“ pungkas Bupati. (adv/humas/min)

terkait