Bupati Kuansing Hadiri Acara Olek Nagori

  • Reporter:
  • Kamis, 7 Desember 2017 | 17:43
Bupati Kuansing Hadiri Acara Olek Nagori
Drs. H Mursini MSi dan Rombongan saat menghadiri olek Nagori

KUANSING, PETISI.CO – Untuk memelihara nilai – nilai budaya masyarakat, Bupati Kuansing, Drs H Mursini, M.Si menghadiri acara Olek Nagori masyarakat Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, Kamis (7/12/2017) bertempat di lapangan bola kaki Desa Tanjung Pauh.

Hadir pada acara ini Wakil Ketua DPRD Sardiono. A. Md, pejabat eselon II, III di lingkup Pemkab Kuansing, Camat Singingi Hilir, masyarakat Desa Tanjung Pauh serta undangan lainnya.

Datuk Jalo Sutan ninik mamak desa Tanjung Pauh menyampaikan Syukuran olek nagori ini dilaksanakan dilatar belakangi ungkapan rasa syukur dengan kepemimpinan Bupati dan wakil  Mursini – Halim.

“Dulu pernah terbetik niat oleh kami jika kelak pak Mursini jadi bupati maka kami akan melaksanakan syukuran potong kerbau dan kesempatannya baru sekarang bisa terlaksana,” ujar Datuk Jalo Sutan

Kades Tanjung Pauh, Hazrul Al Haji, menambahkan ungkapan rasa sukur tersebut juga atas terciptanya kondisi rasa aman dan tentram seciok bak ayam sadanciang bak basi seiya sekata antara pimpinan dan masyarakat dan ninik mamak dengan cucung kemanakan hidup saling berdampingan yang sudah terjalin selama ini tetap terjaga dengan baik di Desa Tanjung Pauh sehingga terjadi harmonisasi dalam masyarakat dan pemerintahan.

Penghulu adat dan cucu kemenakan dalam olek Nagori

Di samping itu atas nama masyarakat dan pemerintahan desa menyampaikan aspirasi bahwa untuk pembangunan jalan Tanjung Pauh agar Pemerintah Kabupaten Kuansing dapat menganggarkan dana pengaspalan jalan lingkar Tanjung Pauh sepanjang 2 km pada tahun 2018 mendatang.

Sementara itu Bupati Kuansing Drs H Mursini, M.Si menyampaikan rasa syukur tersebut harus terus dipelihara di tengah-tengah masyarakat sebab dengan adanya syukur itu tuhan akan memberikan nikmat yang lebih kepada kita semua.

“Negeri kita di Desa Tanjung Pauh ini adalah desa beradat yang ditandai dengan adanya 4 suku yaitu melayu, piliang, domo dan petopang. Saya mengharapkan cucu kemenakan agar selalu bertanya kepada ninik mamak. Begitu juga sebaliknya. Dimana ninik mamak memberikan pelajaran kepada cucu kemenakan,” ujar bupati.

Terkait permintaan kepala desa untuk pengaspalan jalan lingkar Desa Tanjung Pauh tahun 2018 nanti akan diaspal sepanjang 1 km. Sisanya 1 km lagi dilanjutkan tahun 2019 mendatang. (gus)

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional