Petisi
Gubernur Khofifah melepas JCH ASN/PTT Pemprov Jatim
BERITA UTAMA PERISTIWA

Cuaca Panas di Mekah, Ini Tips Gubernur Khofifah Kepada Jamaah Calon Haji

SURABAYA, PETISI.CO – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan tips kepada Jamaah Calon Haji (JCH) dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Pemprov Jatim yang akan menunaikan ibadah haji di Mekah yang sekarang mengalami musim panas.

Tips yang diberikan Khofifah, yaitu JCH harus banyak minum jus jeruk setiap hari. “Kalau dalam suasana kering, maka tiap hari diusahakan agak banyak minum jus jeruk. Artinya, ini vitamin C yang fresh,” katanya usai acara Silaturahmi dan pelepasan JCH ASN/PTT Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (5/7/2019) malam.

Menurutnya, tidak mudah menjalankan haji di suhu udara panas yang sekarang melanda Mekah. Stamina jamaah harus terjaga dengan baik, terutama sebelum Arofah (wukuf).

“Jadi sudah seyogjanya mereka bisa menjaga bagaimana energinya itu tetap prima pada saat menjalankan haji, karena capek lho. Nah, setiap harinya harus banyak mengkonsumsi vitamin C atau jus jeruk yang fresh,” ujarnya.

Untuk mendapatkan jus jeruk yang fresh di Mekah tidak sulit. Di sepanjang jalan di Mekah dan Madinah banyak orang berjualan jus jeruk. Sehingga, tidak perlu membawa buah jeruk dari Indonesia.

“Banyak yang berjualan jus jeruk di sepanjang jalan di Mekah dan Madinah. Saya juga dapat informasi bahwa tenda-tenda Armina nanti sudah ber-AC semua,” jelasnya.

Selain itu, Khofifah juga memberikan tips kepada JCH ASN/PTT Pemprov Jatim supaya bisa betul-betul menjaga hati saat menunaikan ibadah haji. Agar nantinya bisa mendapat gelar haji mabrur.

Karena itu, sebisa mungkin tidak usah membawa Handphone kemana-mana saat menunaikan manasik haji, karena itu bisa mengurangi pahala ibadah haji.

“Yang penting itu sebisa mungkin menjaga hati dan tidak banyak bicara baik langsung maupun melalui media sosial saat menunaikan ibadah haji. Berdoa juga tidak harus yang panjang dan berbahasa Arab, yang penting kita yakin dan paham dan yakin dengan doa yang kita panjatkan akan diijabahi Allah,” tuturnya.

Ia mengakui banyak ulama yang menyebut bahwa setiap orang yang menunaikan ibadah haji pasti mabrur. Sebab, haji itu adalah Arofah (wukuf), dan setiap haji yang mabrur garansinya (balasannya) adalah surga.

“Yang penting itu adalah bagaimana para haji dan hajjah itu bisa menjaga kemabrurannya setelah berhaji sebab hal itu tidaklah mudah,” tegas mantan Mensos RI ini.

Keberangkatan JCH dari ASN/PTT di pemprov Jatim ini, merupakan sejarah dan tradisi baru yang diukir gubernur Khofifah. Total ASN dan PTT di lingkungan Pemprov Jatim yang akan menunaikan rukun islam kelima itu, sebanyak 139 orang meliputi 62 orang wanita dan 77 orang laki-laki.

“Dari 22 OPD, terbanyak dari Dinas Pendidikan 53 orang, Bapenda 19 orang, RS Soetomo 11 orang, RS Soedono 10 orang, RS Saiful Anwar 8 orang, Bappenda 6 orang, Dinsos 6 orang, dan Dinas Kehutanan 5 orang,” tambah Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono.(bm)

terkait