Dari Tiga Calon Manajer Persekabpas, Kini Mengerucut Dua Orang

  • Senin, 5 Maret 2018 | 22:01
Dari Tiga Calon Manajer Persekabpas,  Kini Mengerucut Dua Orang
H.Rusdi Sutejo dan H.Suryono Pane

PASURUAN, PETISI.CO – Setelah diusulkan dalam rembug bersama beberapa hari lalu, terkait posisi manager Persekabpas Pasuruan yang masih dibiarkan kosong, tiga  kandidat calon manager Persekabpas yakni H. Suryono Pane, H. Rusdi Sutejo dan Hj.Luluk, tampaknya dari informasi yang berhasil didapat, terdapat dua nama yang setidaknya mengerucut, yakni H. Suryono Pane dan H.Rusdi Sutejo.

Keberadaan keduanya (H.Suryono Pane dan H.Rusdi Sutejo), meskipun masih belum 100% fihgt, namun setidaknya keduanya ada minat untuk kembali membangkitkan Persekabpas menuju kasta tertinggi di tanah air.

Seperti yang dilontarkan oleh H. Rusdi Sutejo, Senin(5/3/2018) di ruang komisi III DPRD Kab.Pasuruan. “Secara nurani sebagai putra Pasuruan, saya sangat miris dengan kondisi Persekabpas beberapa tahun terakhir,” ucapnya.

Dengan pendanaan sangat minim, Persekabpas diminta untuk berprestasi. Hal ini sangat mustahil dan bagai si bungkuk merindukan bulan. Setidaknya ada beberapa hal yang harus dibenahi, jika ingin Persekabpas kembali pada kasta tertinggi persepakbolaan nasional, diantaranya yaitu sistem managerial yang profesional, sinergitas antara pelatih, pemain dan pengurus dan yang utama yakni pendanaan yang mumpuni.

Mencari sumber dana yang diperlukan untuk mengangkat tim ini, harus dilakukan secara kolegial. Dimana asupan dana tak hanya dari APBD (bantuan dari KONI) saja.

“Bagaimana seorang manager bisa melakukan sinergitas dengan stake holder yang ada,”ungkap Mas Eko sapaan akrabnya.

Masih menurut pria yang menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kab. Pasuruan ini, sejatinya banyak orang yang berpotensi di Kab.Pasuruan ini untuk memegang jabatan manager yang ditawarkan tersebut.

“Jika saya dipercaya untuk menduduki sabagai manager Persekabpas, maka hal yang mendasar harus dilakukan yakni menempatkan seorang pengurus yang profesional dan bagaimana menerapkan sistem pendanaan, yang tidak hanya menyusu pada APBD serta mengoptimalkan stake holder yang ada di Kab. Pasuruan,” ujarnya.

Kita semua harus berterima kasih pada para pengurus saat ini, dimana dengan dana yang sangat minim, mereka (pengurus) telah bisa membawa Persekabpas pada babak 8 besar Liga 3 pada edisi 2017 lalu.

“Dibandingjan dengan tim lainnya semisal PSBI, PSMP Semeru FC,”pungkas politisi Partai Gerindra asal Kelurahan Kalianyar-Bangil ini.

Sementara komentar yang tak jauh berbeda juga diucapkan Kaji Pane,  “Persekabpas sesungguhnya merupakan tim besar dan perlu dikelola secara profesional,”tandasnya.

Kabupaten Pasuruan memiliki potensi yang cukup baik, jika hanya untuk membawa Persekabpas masuk pada Liga 2 atau Liga 1, pungkas pria yang juga berprofesi sebagai pengacara yang memiliki kantor di kawasan elit Jakarta ini.(hen)

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional