Debat ke-2 Pilwali Kota Kediri, Soroti Permasalahan Gepeng

  • Sabtu, 23 Juni 2018 | 09:23
Debat ke-2 Pilwali Kota Kediri, Soroti Permasalahan Gepeng
Debat ke- 2 Pilwali Kota Kediri

KEDIRI, PETISI.CO – Permasalahan gepeng dan anak jalanan di Kota Kediri seakan tiada habisnya. Tak hanya orang tua, anak – anak pun banyak yang ikut serta meminta – minta. Hal itu yang menjadi salah satu sorotan dalam debat pamungkas Pemilihan Walikota Kediri putaran ke- 2 yang berlangsung di Hall IKCC kali ini, Jum’at (22/6/2018) malam.

Kandidat Pasangan Calon (Paslon) Walikota Kediri nomor urut 1 Aizzudin dan Sudjono menilai, permasalahan gepeng yang ada di Kota Kediri belum terselesaikan. Menurutnya, untuk saat ini gepeng hanya ditangkap setelahnya dilepas lagi.

“Harusnya, gepeng yang ditangkap tidak kemudian di lepas lagi, akan tetapi di didik sedemikian rupa. Kalau perlu di Pondokkan. Di didik ahlaknya baru setelah itu diberi pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK),” ujar Sudjono Teguh Widjaya.

Berbeda dengan Paslon nomor urut 1. Pasangan incumben nomor urut 2, Abu Bakar dan Lilik Muhibbah mengklaim bahwa gepeng – gepeng yang di lepas adalah gepeng dari luar kota kediri. Pelepasannya pun tak hanya sekedar dilepas, namun, di kembalikan ke keluarganya.

“Yang dari dalam kota kita beri pelatihan, kita sekolahkan formal serta kita ikutkan pelatihan umkm. Untuk pelatihan UMKM setiap tahun kita meluluskan 800 bahkan lebih. Dari hasil pelatihan tersebut terbukti dapat menurunkan angka kemiskinan dari 8, menurun drastis ke angka 4,” ujar¬† Abu Bakar atau yang akrab disapa Mas Abu.

Berlanjut kepada Paslon nomor urut 3 Samsul Azhar – Teguh Junaedi, mereka mengemukakan bahwa mengentaskan permasalahan gepeng tak hanya dengan pelatihan semata. Menurut mereka sebagai pemangku kepentingan hendaknya mencari potensi yang dimiliki para gepeng.

Tak cukup sampai disitu mantan walikota era 2008 – 2014 Samsul azhar juga menambahkan selain mencari potensi dan bakat nantinya paslon nomor urut 3 tersebut apabila terpilih akan memberikan insentip kepada para gepeng setelah mengikuti beberapa pelatihan.

“Kita akan berikan tip kepada gepeng selama masa pelatihan dan tentunya kita akan salurkan mereka ke perusahaan sesuai potrnsi dan bakat mereka,” pungkasnya.(bay)

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional