Di Ponorogo, Nyalo Pembuatan SIM pun Melalui Medsos

  • Kamis, 18 Januari 2018 | 14:22
Di Ponorogo, Nyalo Pembuatan SIM pun Melalui Medsos
iklan atau menawarkan jasa kepengurusan pembuatan SIM melalui dirinya dengan memasang iklan jasa di medsos (Facebook) komunitasnya orang Ponorogo.

Kapolres Himbau Warga Berhati-hati

PONOROGO, PETISI.CO – Di era digital ini banyak disalahgunakan oleh oknum yang tak bertanggung jawab dari berbagai modus untuk jalankan aksinya demi meraup keuntungan pribadi.

Seperti yang terjadi dalam proses pembuatan SIM di wilayah Kabupaten Ponorogo,  ada oknum yang diduga nyalo pembuatan SIM.

Oknum tersebut memberanikan diri memasang iklan atau menawarkan jasa kepengurusan pembuatan SIM melalui dirinya dengan memasang iklan jasa di medsos (Facebook) komunitasnya orang Ponorogo.

Dan bahkan, oknum tersebut juga memasang nomer kontak personnya bila ada yang akan mengurus SIM, mulai dari SIM A, SIM B dan SIM C.

Bahkan dalam unggahannya di medsos tersebut, banyak mengundang pro kontra dalam menanggapinya. Ada yang percaya hingga sampai terjadi transaksi biaya kepengurusan SIM.

Dan juga banyak yang tidak percaya dengan unggahan layanan jasa calo online itu.

Bahkan, ada warga yang enggan namanya dicatut mengaku pembuatan SIM lewat calo untuk SIM C mengaku harus merogoh kocek sebesar Rp. 550 ribu.

“Saya sudah dua kali ikut tes nggak lulus, dari pada bolak balik dari rumah ke kota, akhirnya saya lewat jasa pengurusan SIM itu dan juga langsung dapat, meskipun harus bayar  Rp 550 ribu, tapi jadi kok,” ujarnya.

Bahkan seperti yang dikatakan orang-orang, biasanya jasa online kepengurusan SIM itu muncul sesekali dan tidak saban hari.

“Oh konten iklan jasa kepengurusan SIM di medsos itu sesekali muncul dengan nama dan cantumkan nomer kontak yang selalu ganti-ganti, sehingga ada yang saat mau urus SIM menunggu munculnya iklan jasa di Fb itu, kalau tidak cepat, beberapa jam saja postingan iklan jasa itu hilang lagi,” kata warga di warkop yang enggan ditulis namanya itu.

Iklan atau menawarkan jasa kepengurusan pembuatan SIM melalui dirinya dengan memasang iklan jasa di medsos (Facebook) komunitasnya orang Ponorogo.

Adanya unggahan oknum lewat online di medsos yang bisa dibuka oleh semua warga Ponorogo itu membuat Kapolres Ponorogo. AKBP. Suryo Sudarmadi angkat bicara, ketika dikonfirmasi petisi.co.

Menurut Kapolres, itu tidak benar dan warga agar lebih hati-hati dengan berita berita di medsos.

“Tentunya warga jangan percaya dengan postingan atau berita-berita tidak jelas di medsos,” tegas Suryo Sudarmadi.

Masih menurut Suryo, bila warga akan melakukan pembuatan atau memperpanjang SIM harus melalui prosedur-prosedur yang benar dan ikuti pentahapan yang telah ditetapkan oleh Satlantas.

“Kalau mau test uji SIM, silakan belajar praktek di lapangan tertentu, yang dibuat seolah-olah seperti tempat praktek uji SIM, nanti kalau sudah terbiasa dengan model tempat prakteknya pasti lulus. Kalau ujian teori bisa dipelajari di contoh-contoh soal yang dapat ditemui di mesin pencarian seperti google, yahoo dll,”  ujar Kapolres Ponorogo kepada petisi.co.

Kapolres menambahkan, untuk pelaksanaan ujian SIM, Polres menurunkan Propam untuk memantau. “Kita memaksimalkan Propam untuk memantau uji SIM tersebut,” tambah Suryo.

Dan anehnya, konten iklan jasa pengurusan SIM di Medsos itu hilang setelah petisi.co melakukan konfirmas ke Kapolres Ponorogo.(mal)

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional