Elpiji 3 Kg Langka Di Ponorogo, Masyarakat Klimpungan

  • Jumat, 1 Juni 2018 | 19:47
Elpiji 3 Kg Langka Di Ponorogo, Masyarakat Klimpungan
Salah satu agen yang kehabisan stok elpiji 3 kg

PONOROGO, PETISI.CO – Masyarakat di sejumlah Kecamatan Bungkal dan Jetis, Kabupaten Ponorogo kesulitan mendapatkan gas 3 kilogram (Kg) sejak dua pekan terakhir. Bahkan, masyarakat harus mencari tempat baru hingga mutar – mutar untuk mendapatkan gas bersubsidi tersebut.

Distribusi elpiji 3 kg terhambat selama libur panjang

Tidak hanya itu, kelangkaan serupa juga dirasakan warga di wilayah perkotaan Ponorogo . “Di dalam kota (kecamatan kota) juga mulai kosong karena sejak kemarin saya cari tapi susah sekali dapat gas 3 Kilogram,” ujar Darno, Jumat (1/5/2018).

Seperti yang dirasakan Dino warga Jetis, ia sempat mondar – mandir mencari elpiji 3 kg. Setiap ketemu orang dan dikasih tahu di wilayah atau di salah satu toko ada, namun ketika di datangi kosong. Bahkan ia mengaku dua kali datang ke salah satu agen di wilayah Malarak namun juga kosong.

“Pagi tadi saya sudah ke agen elpiji di Jabung habis, kata pemilik agen siang sudah datang, namun saat saya siang bawa tabung kosong ke agen itu juga masih kosong, lalu saya keliling di kota akhirnya menemukan orang bawa obrok untuk keliling ke langganan. Ia bawa 3 tabung elpiji saya beli satu juga gak boleh karena sudah pesanan katanya,” terangnya.

Tidak berhenti di situ perjuangan warga Jetis ini ia keliling ke agen ke toko yang setiap ada tabung elpiji ia berhenti. Namun nihil hasilnya. “Gimana di rumah pas mau bikin menu buka habis di pertengahan masak, saya tanya ke puluhan toko agen juga kosong akhirnya saya ketemu teman ia punya elpiji yang bekas dipakai jualan gorengan semalam itu akhirnya saya ganti dan tabung saya tinggal di rumah teman itu,” imbuh Dino.

Bahkan di wilayah Kecamatan Bungkal dan Sambit elpiji 3 kg mencapai harga Rp 23 ribu. “Itupun kalau ada tapi juga sulit didapat kemarin saya dapat satu harganya Rp 23 ribu,” kata Misnun warga Bungkal.

Kelangkaan ini menurut salah satu agen di kota Ponorogo karena banyaknya hari libur. Sedangkan pengiriman dari Pertamina kalau tanggal merah juga libur. Sebenarnya ada elpiji itu hanya karena banyak harinya libur di tahun ini. Sehingga pendistribusianpun juga libur dari Pertamina. “Karena banyaknya tanggal merah membuat gas langka karena tidak ada pengiriman, pertamina kan libur. Makanya di saat banyak tanggal merah tidak ada DO atau pengiriman , kebutuhan masyarakat meningkat akhirnya gas sulit didapat,” ujar Iwan pemilik pangkalan di JL.Sukarno – Hatta Ponorogo. (mal)

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

CLOSE
CLOSE

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional