Petisi
Sejumlah LSM yang terbentuk FPM saat diskusi terkait dugaan pengerusakan situs cagar budaya Megalitikum yang dilaporkan ke Polres Bondowoso
HUKUM

FPM Pertanyakan Polres Bondowoso Soal Kasus Perusakan Situs Cagar Budaya

BONDOWOSO, PETISI.CO – Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Bondowoso,  yang berbentuk Forum Perduli Masyarakat (FPM), diskusi terkait dugaan pengerusakan situs cagar budaya Megalitikum yang berada di kawasan Dusun Daringan, Desa Pekauman, Kecamatan Grujukan. Mereka dalam waktu dekat akan mendatangi Polres Bondowoso guna mempertanyakan proses penyelidikan kerusakan situs tersebut.

“Berdasarkan informasi yang kami dapat, proses penyelidikan tidak berlanjut hampir sebulan. Ada apa ini?” kata Edy Wahyudi, selaku ketua FPM, Selasa (11/6/2019).

Ia mengingatkan Polres Bondowoso, untuk bersikap profesional dalam menangani kasus itu. Sebab, laporan yang masuk sejak sebulan terakhir menimbulkan isu negatif.

“Wajar bila sekarang terbangun persepsi negatif terhadap kinerja kepolisian dalam menangani kasus besar itu, karena sampai sekarang belum ada hasil dari proses penyelidikan yang dilakukan,” imbuh Wahyudi.

Selain itu, wakil ketua FPM, Muhammad Ilham, menyebutkan, bahwa kasus dugaan pengerusakan situs cagar budaya Megalitikum yang dilakukan oleh PT. Indah Karya yang dilaporkan ke Polres Bondowoso, sejak 8 April 2019.

“Sikap penyidik menimbulkan spekulasi negatif, yang seharusnya tidak terjadi jika dilakukan secara serius,” jelas Ilham sapaan akrabnya.

Menurut dia, harapannya sampai sekarang cukup besar kepada Polres Bondowoso, karena tim itu muncul ketika tidak ada lagi institusi yang mampu menghentikan perluasan pabrik triplek.

“Banyak pihak mempertanyakan hasil dari penyelidikan yang dilakukan Polres. Siapa yang merusak situs itu seharusnya bertanggung jawab,” tegasnya.

FPM  akan melakukan investigasi terhadap penyelidikan yang dilakukan Polres Bondowoso. Jika ditemukan kejanggalan dalam proses penyelidikan akan dilaporkan kepada pihak yang berwenang dan Presiden RI.

“Ini ada sejumlah fakta-fakta yang sudah dikumpulkan, kami akan melengkapinya untuk dilaporkan kepada  Presiden RI,” tandasnya.

Sekedar diketahui, LSM yang terbentuk FPM, diantaranya, AKP, GEPAR, LAKI, Berdikari dan Jas Merah.(tif)

terkait