Petisi
Ny Sumarni warga Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa yang mengeluh mahalnya harga Gas LPG
EKONOMI

Gas LPG 3 Kg Bersubsidi di Banyuasin Mahal dan Langka

BANYUASIN, PETISI.CO – Kelangkaan dan mahalnya gas LPG 3 kg  yang bersubsidi membuat masyarakat geram. Masalahnya, ini bukan baru kali ini saja, namun sudah sering kali terjadi di Kabupaten Banyuasin Sumsel. Harga gas LPG 3 kg  mencapai Rp 20.000, harga dari pangkalan dengan harga penjualan LPG 3 kg pada konsumen senilai Rp 25.000.

Padahal,  pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG Subsidi yang berukuran 3 kg seharga Rp 16.000 sampai pada titik distribusi terakhir.

Pemilik pangkalan Hutapea (50), beralamatkan Perumahan Megah Asri 2 RT 35/RW 12 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa. Banyuasin, Sumsel mengatakan, memang LPG 3 kg bersubsidi dijual seharga Rp 20.000 setiap tabungnya pada pelanggan.

Harga resmi untuk LPG 3 kg menggunakan Harga Eceran Tertinggi (HET) resmi yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu Rp 16.500 per tabung. Sedangkan untuk isi ulang LPG 12 Kg (tabung biru) seharga Rp 139.000 per tabung, Bright Gas 12 kg seharga Rp 141.000 per tabung, Bright Gas 5,5 Kg seharga Rp 65.000 dan LPG 50 Kg seharga Rp 593.000 per tabung.

Ny Sumarni (40), warga  Perum Megah Asri ll Blok D, Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Sumsel, sangat mengeluhkan, dengan kondisi ekonomi dan kepastian hukum yang tidak menentu.

Ibu Rumah Tangga ini berharap, Pemerintah Daerah Banyuasin Sumsel jangan hanya menonton kondisi krisis seperti saat ini. “Kami warga sangat membutuhkan kehadiran pemerintah daerah Kabupaten Banyuasin,” ujarnya.

Sejauh ini belum ada tindakan lebih lanjut terkait tingginya harga LPG ukuran 3 kg bersubsidi dan kelangkaan di pasaran.(rn)

 

terkait