Petisi
Khofifah melaunching logo dan maskot Porprov VI 2019
OLAHRAGA

Gubernur Jatim Minta Bupati Manfaatkan Pelajar Jadi Relawan Porprov VI 2019

SURABAYA, PETISI.CO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kepada Bupati Gresik, Lamongan, Bojonegoro dan Tuban untuk memanfaatkan para pelajar menjadi relawan dalam penyelenggaraan Porprov VI/2019 di wilayahnya masing-masing.

“Saya memang sudah meminta pada para bupati untuk mengerahkan para pelajar tersebut menjadi relawan. Mumpung sekarang liburan sekolah,” katanya kepada wartawan usai launching logo dan maskot Porprov VI 2019 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (26/6/2019).

Menurutnya, even ini menjadi kesempatan berharga bagi pelajar di Jatim yang kebetulan saat Porprov berlangsung mereka (pelajar) sedang liburan sekolah. Mereka tidak saja akan hadir dan melihat pertandingan untuk mensupport atlet yang sedang berlaga, tapi juga bisa menjadi relawan.

“Karena pengalaman saya saat Sea Games lalu dan kebetulan anak saya juga jadi relawan menjadi pengalaman yang indah bagi bagi pelajar. Jadi saat liburan seperti ini para pelajar akan memanfaatkan Porprov sebagai pembelajaran yang indah bagi anak-anak,” tuturnya.

Keuntungan lainnya, adalah bisa membantu para atlet yang kesulitan mencari lokasi atau venue pertandingan. “Bagi atlet tentu akan dimudahkan dengan keberadaannya. Jika para atlet itu kesulitan mencari venue bertanding, bisa minta bantuan dari relawan ini,” katanya.

Khofifah juga meminta kepada para bupati menunjukkan titik-titik wisata strategis mana yang bisa dikunjungi oleh atlet maupun offisial. “Tentu akan lebih mudah jika ada pemandu dari relawan pelajar. Apakah nantinya pelajar itu akan bekerja secara Hallf Day atau Full Day rasanya hal itu sudah disiapkan dan sudah ada koordinasi dari para bupati terebut,” tandasnya.

Di sisi lain, Khofifah bangga dengan penyelenggaraan Porprov Jatim yang sudah berjalan keenam kali ini. KONI Jatim tetap konsisten dalam menjalankan program, yaitu peserta Porprov adalah atlet-atlet muda hasil binaan KONI kota/kabupaten di Jatim.

“Mereka adalah atlet-atlet muda baru semua. Atlet yang sudah pernah pernah juara even nasional, internasional dan atlet puslatda tidak diperkenankan tampil. Ini sesuai dengan tema Porprov VI/2019 “Jawa Timur Menembus Dunia”. Tema ini merupakan gambaran tekat dari ajang multieven ini agar menghasilkan atlet-atlet yang nantinya bisa berprestasi tingkat dunia,” paparnya.

Porprov VI/2019 memang mencatatkan diri sebagai pekan olahraga provinsi terbesar di Indonesia, karena diikuti 7.818 atlet dan 2.484 ofisial. Total ada 10.302 peserta yang terlibat langsung dengan even yang mempertandingkan 40 cabor dan 525 dan nomor yang dipertandingkan/dilombakan.(bm)

terkait