Petisi
Jalan Trans Nasional Peterongan Jombang yang retak-retak
PERISTIWA

Jalan Trans Nasional Peterongan Jombang Retak-Retak

MOJOKERTO, PETISI.COProyek jalan trans nasional Peterongan Jombang dengan nilai anggaran sebesar Rp 66.086.950.000 miliar diduga dikerjakan tidak sesuai dengan standar.

Dari sumber yang didapat petisi co salah warga Rokim (45) mengatakan jalan cor yang dibuat pertengahan November tahun 2018  banyak yang retak-retak mulai dari Pasar Peterongan sampai terminal Jombang.

“Saya kuatir kalau tidak cepat diperbaiki akan tambah parah dan akan  membahayakan pengguna jalan,” ungkapnya.

Sementara Adik Suwito, Kepala Badan Pengawas Jalan Nasional (BPJN)  ketika dikonfirmasi melalui telepon tidak diangkat. Sedangkan dalam pesan melalui WhatsApp, Adi mengatakan sudah melayangkan surat ke pihak penyedia terkait kerusakan yang terjadi di jalan trans nasional Peterongan Jombang. “Karena masih dalam masa pemeliharaan sehingga sepenuhnya masih menjadi tanggung jawab penyedia  dan kami juga sudah melampirkan cara cara teknis penanganannya,” pesan Adi melalui WhatsApp.

Lanjutnya petisi.co mendatangi kantor BPJN di jalan raya Mlirip Mojokerto, Rabu (6/02/2019) dan staf mengatakan bapak masih ada tamu. “Saya mewakili untuk menjelaskan bahwa proyek jalan Peterongan Jombang itu tanggung jawab penyedia atau kontraktor PT Timbul Persada yang kantornya ada di Tuban. Kita sudah melayangkan surat teguran untuk cepat diperbaiki dan juga nanti ada saksi administrasinya untuk PT Timbul Persada,” ungkapnya. (nang)

terkait