Petisi
Anam Qosim beserta istri Menerima kunjungan Muspika Kalitengah di rumahnya
PERISTIWA

Jelas Terarah, Bersama Pemuda Desa Jelakcatur Lamongan

LAMONGAN,PETISI.CO – Merubah pola kepemimpinan yang punya gagasan dan konsep besar, serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat, bukan hanya sebatas impian, namun realita ketika ada sosok muda, kreatif dan santun, Anam Qosim S.H, yang mampu menampung aspirasi warga Desa Jelakcatur Kec. Kalitengah. Kab. Lamongan.

Jadi, bagaimana nanti potensi-potensi yang ada bisa diangkat ke permukaan, mulai SDA (Sumber Daya Alam) dan SDM (Sumber Daya Manusia) agar bisa bersanding dengan perkembangan jaman, dengan memberikan pelatihan dan ketrampilan kepada warga untuk mengangkat ekonomi lebih baik.

“Terlebih ekonomi kreatif yang sangat potensial dikembangkan ke depan,” ungkap Zamroni salah satu tokoh pemuda Jelakcatur.

Tak hanya itu, di era digital ini, kemampuan pemuda harus digembleng untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat kecerdasan dalam penguasaan teknologi yang berkembang pesat ini.

“Bukan sebuah tugas mudah, bila salah dalam memilih sosok pemimpin yang kurang update dalam bidang ekonomi kreatif digital, dan bidang lain,” tambahnya lagi.

Beberapa pengalaman telah dia enyam, dan sebagai salah satu pemuda terbaik desa, mungkin ini pilihan yang tepat. Dengan mampu mendirikan Ansor Mart bersama sahabat-sahabat Ansor Kalitengah, itu salah satu contoh ekonomi kreatif yang mampu dihadirkan di tengah masyarakat.

Berprofesi sebagai guru di MI Darul Ulum, juga sebagai contoh kecil, bila dia memang layak “digugu dan ditiru” sebagai seorang pemimpin.

“Serta bidang penguasaan hukum, dia juga tergabung dalam LPBHNU MWC NU Kalitengah, di mana kelak dia mampu memberi pendampingan atau setidaknya pendidikan hukum kepada warganya,” ujar Suratman salah satu tokoh masyarakat desa setempat.

Anam Qosim saat Sowan ke KH. Ahmad Mustofa Bisri

“Terkait tata kelola desa, harapan kami adalah orang yang mampu dan berkompeten di bidangnya. Dengan membuat konsep yang jelas dan terarah, terlebih selama periode lalu Bumdes tidak pernah ada. Serta tata kelola keuangan desa yang transparan demi mengemban amanah warga. Mungkin ini kesempatan bisa mewujudkan dan menghidupkan semua elemen desa, agar desa kami lebih bermartabat,” ujarnya.

Potensi bidang pertanian dan perikanan juga salah satu bidang yang dia kuasai turun temurun dari nenek moyangnya. Di mana, 42 tahun yang lalu, kakeknya Alm H. Samiun  juga pernah menjabat Kades Jelakcatur dan dikenang dalam hal positif oleh warga sekitar.

Terakhir, terkait tentang bidang kesehatan dan pendidikan serta agama, jadi skala prioritas utama dalam kepemimpinannya ke depan. “Dengan menggandeng semua stage holder terkait, agar semua masyarakat bisa merasakan hingga tercapainya keadilan sosial yang merata,” tandasnya.(ak)

terkait