Petisi
OPINI

K-Pop dan Generasi Milenial

Oleh : Rahmadani Safitri*

K-Pop yang merupakan kepanjangan dari Korean Pop adalah salah satu jenis musik yang saat ini sangat populer di berbagai negara, salah satunya Indonesia. Musik yang berasal dari Negeri Ginseng ini menimbulkan sikap fanatisme yang berlebihan dalam masyarakat Indonesia, khususnya generasi milenial.

Seperti yang kita ketahui, K-Pop sebenarnya memang sudah menarik perhatian sejak tahun 2000-an, yang dibawa oleh drama-drama yang tayang di beberapa siaran televisi. Akan tetapi, pada saat itu para pencinta K-Pop masih terhitung sedikit. Sedangkan pada saat ini, K-Pop sangat merasuki generasi milenial kita. Bahkan menjadi salah satu jenis musik yang sangat diagung-agungkan oleh para pencintanya.

Pecinta K-Pop didominasi oleh para wanita, tetapi tidak dipungkiri bahwa para lelaki juga ada yang menjadi pencinta K-Pop. Kebanyakan artis K-Pop terdiri dari grup atau yang biasa sering disebut dengan boy band yang terdiri dari beberapa penyanyi pria. Sehingga hal itulah yang menyebabkan pencinta K-Pop  didominasi oleh wanita.

Alasan mereka tergila-gila akan K-Pop karena ketampanan para artisnya dan kemampuan dance, serta aksi panggung yang sangat memukau di setiap konser mereka.

Kecintaan akan K-Pop ini tentunya menimbulkan berbagai dampak untuk generasi milenial kita saat ini, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Dampak positif yang dapat diambil tentunya akan terjalin hubungan baik dengan sesama pencinta K-Pop, sehingga terciptalah hubungan pertemanan dan dapat saling bertukar pengalaman.

Selain itu, K-Pop juga dapat membuka lapangan pekerjaan, misalnya pada saat diadakan konser di Indonesia, banyak pedagang yang menjual segala macam aksesoris yang berkaitan dengan artis-artis K-Pop tersebut.

Sedangkan dampak negatifnya antara lain, para generasi milenial saat ini akan cenderung boros, karena apabila diadakan konser di Indonesia harga tiket yang ditawarkan oleh pelaksana konser cukup mahal.

Selain itu, dampak negatif lainnya adalah generasi milenial dapat berperilaku yang cenderung bebas dan tidak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia.

Generasi milenial saat ini tidak hanya sekedar mendengarkan lagu-lagu yang disuguhkan saja, tetapi  juga menirukan style, kebudayaan, dan bahasa dari Negeri Ginseng itu sendiri.

Tentunya hal ini banyak menimbulkan berbagai pemikiran dari setiap orang. Misalnya tentang gaya pakaian atau style generasi milenial saat ini yang semakin aneh dan berbanding terbalik dengan gaya berpakaian yang seharusnya dapat mencerminkan karakter bangsa Indonesia.

Tidak dapat dipungkiri bahwa para generasi milenial pencinta K-Pop memiliki rasa antusias yang sangat tinggi. Pada saat diadakan konser di Indonesia, mereka rela menunggu dari pagi  dan mengantre dengan ribuan, bahkan jutaan orang yang ingin melihat idola mereka.

Bahkan, sebelum mereka memasuki tempat konser, mereka biasanya membeli beberapa aksesoris yang dijual di sekitar tempat konser.

Dan pada saat idola mereka naik ke atas panggung, mereka akan berteriak sekencang-kencangnya. Selain itu, pada saat idola mereka menyanyikan lagu,  mereka juga dengan fasihnya ikut bernyanyi dan tidak ada satu pun lagu yang terlewat.

Keantusiasan itu patut kita acungkan jempol, karena hal tersebut dapat membangun kekeluargaan yang lebih erat sesama masyarakat Indonesia. Sehingga artis K-Pop tersebut juga dapat melihat karakter bangsa Indonesia yang memiliki solidaritas serta sikap kebersamaan yang sangat tinggi.

K-Pop yang populer pada saat ini tentunya dapat berdampak positif bagi generasi milenial kita apabila mereka dapat memilah baik ataupun buruknya.        Sehingga, generasi milenial kita yang merupakan calon-calon pemimpin bangsa di masa depan, tidak terjerumus ke dalam hal-hal negatif yang dapat merusak nama baik Indonesia di mata dunia.

Justru seharusnya kita menunjukkan kesatuan dan kebersamaan yang sangat erat serta karakter bangsa kita yang baik di mata dunia. Hal itu kita lakukan agar bangsa kita lebih dihormati oleh negara lain dan lebih dikenal.

Selain itu, kita seharusnya juga lebih menunjukkan kekayaan budaya yang kita miliki, misalnya dengan menyuguhkan tarian-tarian tradisional disaat konser K-Pop dilaksanakan, sehingga kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia dapat disaksikan oleh para artis K-Pop yang ada di konser tersebut dan akan membuat generasi milenial kita lebih bangga dengan kekayaan budaya yang bangsa Indonesia miliki.

Kita harus maklum akan pengaruh K-Pop terhadap generasi milenial dan tidak perlu melarang ataupun menjelek-jelekan siapapun yang bersikap fanatik terhadap pengaruh K-Pop tersebut.

Sebaiknya, kita hanya cukup dengan mengingatkan teman atau  sahabat kita untuk tidak mengikuti pengaruh negatif yang dapat merusak diri kita sendiri . Karena kita harus menghargai setiap orang yang memiliki hak kebebasan.

Sehingga dengan sikap menghargai itu akan tumbuh pula rasa cinta di antara sesama masyarakat Indonesia, khususnya generasi milenial yang dominan menjadi pencinta K-Pop.

Oleh karena itu, marilah kita lebih menumbuhkan rasa cinta kita terhadap tanah air dengan lebih memperkenalkan kekayaan budaya kita kepada seluruh dunia. Sehingga kita mampu menjadi generasi milenial yang memiliki rasa cinta kepada tanah air kita Indonesia, serta mampu menjadi penerus bangsa yang memiliki kepribadian yang baik di masa depan untuk membangun Indonesia ke arah yang lebih baik. (#)

*)penulis adalah mahasiswa S1 Jurusan Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang

 

terkait