Kini Difabel Jember Bisa Baca Buku di Perpustakaan Daerah

  • Rabu, 15 Maret 2017 | 17:01
Kini Difabel Jember Bisa Baca Buku di Perpustakaan Daerah
Bupati dr. Hj. Faida, MMR saat melakukan peresmian

Disability Corner Pertama di Jawa Timur

JEMBER, PETISI.CO – Jember sebagai kota inklusi dan ramah difabel, nampaknya bukan hanya sebatas wacana ataupun omong kosong belaka, namun fakta.  Banyaknya fasilitas umum yang memudahkan warga difabel untuk mengakses pelayanan publik, merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati dr. Hj. Faida, MMR dan Wakil Bupati Drs. KH. A. Muqit Arief.

Selain jalan raya dan juga kantor pelayanan di pemerintahan maupun BUMN, kini pelayanan bagi warga difabel juga dapat ditemukan di Perpustakaan Daerah Jember yang terletak di jalan  Brigjen D. I. Panjaitan Kecamatan Sumbersari.

Kepada sejumlah undangan yang memenuhi halaman Perpustakaan Daerah saat peresmian Disability Corner, Rabu (14/3/2017), bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember tersebut memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah membantu dan mendukung Jember sebagai kota inklusi yang ramah bagi difabel.

“Kami atas nama Pemkab Jember memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu dan bersinergi tersedianya fasilitas pelayanan public bagi warga difabel di Jember,” katanya.

Bupati dr. Hj. Faida, MMR saat berdialog dengan salah satu warga difabel

Masih kata mantan Direktur Rumah Sakit Bina Sehat tersebut, fasilitas umum itu juga termasuk dalam pelayanan di Perpustakaan Daerah yang menyediakan buku dengan huruf braile serta  komputer khusus penyandang difabel mata.

“Diharapkan tidak hanya buku yang lengkap, tapi juga fasilitas yang dibutuhkan warga difabel juga disiapkan agar ilmu yang didapat dapat dirasakan seluruh warga Jember,” ujarnya.

Ke depan, sambung Bupati dr Faida, pihak Pemkab Jember berupaya agar setiap kecamatan, bahkan Masjid Jami’ kecamatan juga memiliki disability corner di masing-masing perpustakaan.

Senada dengan bupati, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jember Ir. Merwin Lusiani, MM ditemui seusai peresmian Disability Corner menyatakan, bahwa untuk tahun 2017 minimal 22 desa akan disiapkan perpustakaan yang nantinya dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Jember.

“Bertahap mas, untuk tahun ini diupayakan ada 22 desa yang memiliki perpustakaan,” tuturnya.

Pihaknya, lanjut Merwin, menargetkan dalam empat tahun ke depan, semua desa dan kelurahan memiliki perpustakaan, sehingga masyarakat yang ada di pelosok tidak perlu jauh ke kota, cukup di desa masing-masing.

Selain itu untuk tahun 2017, menurut mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya tersebut, untuk peminjaman buku cukup fotocopy identitas Kartu Tanda Penduduk atau Kartu Pelajar dengan mengisi blanko terlebih dahulu.

“Untuk kelengkapan administrasi tahun 2017 bagi masyarakat yang akan meminjam buku di Perpusda tidak perlu pengantar RT/RW maupun desa, namun hanya cukup foto copy identitas, bisa KTP atau Kartu Pelajar,” jelasnya.

Merwin berharap, dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak Perpusda baik dengan koleksi buku maupun fasilitas lainnya dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan meminjam buku di Perpustakaan Daerah.(yud)

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

CLOSE
CLOSE

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional