Konsep Segitiga Besi Menjadi Dasar Pembangunan Di Jatim

  • Jumat, 15 Desember 2017 | 16:07
Konsep Segitiga Besi Menjadi Dasar Pembangunan Di Jatim
Gubernur Jawa Timur hadiri acara Hari Juang Kartika 2017 di Makodam V Brawijaya

SURABAYA, PETISI.COPeran Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan rakyat tidak perlu diragukan, karena TNI memberikan peran kongkrit dalam pembangunan di Jatim. Demikian  disampaikan Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo menjawab pertanyaan mengenai pandangannya terhadap TNI, seusai menghadiri Peringatan Hari Juang Kartika di Makodam V Brawijaya, Jumat (15/12).

Pakde Karwo-sapaan akrab Gubenur Jatim ini menjelaskan, peran TNI dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat terlihat dari berbagai upaya seperti membantu masyarakat miskin dengan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan juga kegiatan pembangunan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Ditambahkan, TNI juga terus mendekatkan diri kepada rakyat melalui bantuan bantuan secara fisik maupun non fisik terutama pada daerah yang mengalami bencana.

Dalam kesempatan sama juga mengingatkan, pentingnya konsep segitiga besi yang menjadi dasar pembangunan di Jatim. Konsep segitiga besi memiliki tiga basis utama, yakni kondisi yang aman dan nyaman, pertumbuhan dan pembangunan yang meningkat, serta kesejahteraan rakyat.

“Aman dan nyaman jadi bagian terpenting sebelum mewujudkan pembangunan. Jadi TNI-Polri jadi bagian dasar dan utama dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat di Jatim,” tegasnya.

Gubernur memberikan ucapan selamat kepada para penerjun payung pada acara Hari Juang Kartika 2017

Untuk TNI yang telah melibatkan diri bersama masyarakat, Pakde Karwo  mengucapkan terima kasihnya.

Dalam sambutannya membacakan amanat dari KSAD, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman mengingatkan, pentingnya pertempuran Palagan Ambarwa pada Hari Juang Kartika tahun 2017.

Palagan Ambarawa adalah simbol kemanunggalan TNI AD dan rakyat Indonesia. Hubungan antara TNI AD dan rakyat bukanlah sebatas hubungan profesionalitas belaka, namun lebih dari itu, TNI AD memiliki hubungan biologis dengan rakyat.

Menurutnya, TNI lahir dari rakyat, sehingga setiap langkahnya senantiasa membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Sebaliknya, rakyat adalah pendukung dan penguat perjuangan TNI AD dalam setiap tugas yang diemban.

Ke depan, TNI AD berkomitmen untuk mendukung program pemerintah diantaranya mewujudkan Indonesia pintar dan membantu terwujudnya Indonesia Sejahtera. (cah/nif)

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional