Petisi
Debat Publik Paslon (Pasangan Calon) Bupati dan Wakil Bupati Jombang tahap I
PARPOL

KPU Jombang Gelar Debat Publik Paslon Bupati dan Wakil Bupati

JOMBANG, PETISI.CO – Debat Publik Paslon (Pasangan Calon) Bupati dan Wakil Bupati Jombang tahap I, digelar oleh KPU Jombang bertempat di GRAHA PG (Pabrik Gula) Djombang Baru, Jalan Panglima Sudirman Jombang, Sabtu (12/5/2018).

Paslon nomor urut 1, Mundjidah Wahab didampingi Sumrambah, paslon nomor urut 2 Nyono Suharli dan Subaidi Mukhtar, dan paslon nomor urut 3, Syafiin dan Choirul Anam. Ketiga paslon debat publik itu juga dihadiri pendukung baik dari partai pengusung maupun pendukung.

Debat publik dipandu oleh moderator, dengan pertanyaan dari tim perumus dan mengambil tema “Mewujudkan Pembangunan untuk Masyarakat Jombang”.

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati hadir berpasangan. Ketiga paslon saling meneriakkan yel-yel Paslon yang juga dihadiri oleh Kepala Kesbangpol, FORKOPIMDA. Ketua Panwaskab bersama jajara anggota, kiai, serta pendukung paslon. Dengan keamanan ketat dari jajaran anggota kepolisian Polres dan Kodim Jombang.

M Fatoni komisiner KPU

Komisioner KPU Jombang, Divisi SDM dan Parmas M. Fatoni dikonfirmasi awak media  mengatakan, setiap Paslon wajib mematuhi aturan yang ada, untuk mencegah gesekan antar pendukung paslon dan menjaga kelancaran Debat Publik ini.

Lanjut Fatoni, KPU Jombang telah membentuk tim perumus dari empat perguruan tinggi di Jawa Timur, seperti Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Airlangga (UNAIR) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

“Kami sudah kirim surat kepada sejumlah perguruan tinggi dan sudah disetujui oleh tim kampanye diantaranya untuk ekonomi tim perumusnya dari UB, kemudian pendidikan dari UNESA dan lingkungan dari UNAIR,” jelasnya.

Selanjutnya  Fatoni menyampaikan, tim perumus akan menyerahkan kepada moderator, kemudian akan membacakan dan menyampaikan kepada pasangan calon.

Untuk segmennya penyampaian visi-misi pasangan calon, segmen untuk mempertajam visi-misi nantinya moderator yang akan menanyakan pertanyaan hasil dari tim perumus.

“Kemudian, ada foto bicara dan tentunya masih terkait dengan tema utama. Selanjutnya masuk untuk segmen ada video bicara akan dikomentari oleh pasangan calon,” pungkas Fatoni. (rahma)

terkait