Longsor dan Tanah Retak Terjang Rumah Warga Ponorogo

  • Selasa, 13 Maret 2018 | 10:52
Longsor dan Tanah Retak Terjang Rumah Warga Ponorogo
Warga gotong royong membangun rumah warga yang roboh.

Satu Rumah Roboh, 4 KK Direlokasi

PONOROGO, PETISI.CO – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ponorogo pada Minggu petang hingga malam (11/3/2018) mengakibatkan beberapa kerusakan infrastruktur, karena terjangan banjir dan juga longsor.

Seperti yang terjadi di wilayah Ponorogo bagian barat, tepatnya di Kecamatan Badegan juga terjadi longsor dan tanah retak.

Bencana tanah longsor dan tanah retak tersebut terjadi di wilayah Lingkungan Ogal Agil Dusun Jurang Sempu, Desa Dayakan Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo pada Minggu malam saat hujan deras.

Dari longsornya tebing tersebut, mengakibatkan rumah Tukiran, warga RT 06 RW 01 Lingkungan Ogal Agil, Dusun Jurang Sempu, Desa Dayakan Kecamatan Badegan Ponorogo. Sehingga rumah Tukiran rata dengan tanah.

“Pas hujan Minggu malam, tiba tiba ada suara ,brook ternyata rumah dapur sudah ambruk tertimpa longaor dan rumah bagian depan sudah doyong mas,” kata Tukiran.

Warga membersihkan bekas longsoran yang menutup akses jalan.

Danuhardi warga Desa Tanjung Gunung yang mengadakan pendampingan untuk warga terpencil di Lingkungan Ogal Agil tersebut menjelaskan kepada petisi.co, kalau daerah Ogal Agil berada di pucuk gunung dan lebih dekat dengan Pacitan dan Wonogiri dari pada ke Kota Ponorogo.

Kejadian bencana longsor di wilayah Binaannya tersebut selain menimpa satu rumah warga juga mengakibatkan 4 kepala keluarga (KK) harus direlokasi, pasalnya diatas masih ada keretakan yang membahayakan.

“Selain longsor menimpa saudara kita Tukiran juga masih ada diatas tebing sana tanah retak, sehingga empat KK dan 12 jiwa harus direlokasi, karena dikhawatirkan tanah retak itu ambrol lagi,” ujar Danuhardi.

Masih menurut aktifis pemuda Muhammadiyah dan peduli BMI dan masyarakat tertinggal ini mengatakan, kalau selain itu juga akses jalan menuju ke Ogal Agil tertutup longsor, sehingga untuk kendaraan roda dua atau roda empat putus total.

“Sudah dua hari akses sini tertutup total dan pagi ini sudah mulai dilakukan kerja bakti warga dibantu TNI Polri,” terangnya.

Danu juga mengaku kalau kejadian tersebut sudah dilaporkan ke BPBD dan Anggota Dewan dari PAN. “Untuk bantuan bahan makan sudah datang dari BPBD dan dari rekan donatur,” pungkasnya.(mal)

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional