Petisi
Kondisi jembatan yang nyaris putus, masih di lewati.
PERISTIWA

Memprihatinkan, Jembatan Belut Penghubung 2 Desa di Bondowoso Nyaris Putus

BONDOWOSO, PETISI.CO – Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi pada akhir-akhir ini,  mengakibatkan jembatan Belut, yang menghubungkan dua desa, yakni Desa Gunosari, Kecamatan Tlogosari dengan Desa Sumberwringin Kecamatan Sumberwringin di Kabupaten Bondowoso nyaris putus.

Bahkan, badan jalan  yang tepat berada di  jembatan tersebut, amblas. Meskipun kondisi jalan dan jembatan itu, nyaris putus, para pengendara roda dua atau sepeda motor, masih melintasnya dengan hilir-mudik, secara bergantian.

Ahmad (42), warga setempat mengatakan, bahwa jalan tersebut, sangat membutuhkan perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, melalui pihak terkait, agar tidak terputus dan membahayakan keselamatan warga yang melintasinya.

“Kami berharap kepada Pemkab, untuk segera melakukan perbaikan meskipun dengan cara darurat, takut terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, misalnya makan korban, karena kondisi jalan dan jembatan Belut, sudah parah,” ujarnya, Senin (11/2/2019).

Disamping itu, ia menuturkan, meskipun kondisi jalan ini nyaris putus, tetap digunakan para pengendara kendaraan roda dua dan masyarakat yang melintas dengan berjalan kaki, meskipun di khawatirkan  keselamatan mereka.

“Jalan ini,  penghubung antara Desa Nogosari dengan Desa Sumberwringin dan satu-satunya merupakan akses utama bagi masyarakat desa tersebut,” centusnya.

Ahmad, mengaku pembangunan jembatan Balut itu, dibangun pada tahun 2014 yang lalu.  “Ini sudah sepatutnya ada perbaikan. Sebab sudah dapat lima tahun lamanya,” imbuhya.

Untuk diketahui, jembatan Belut tersebut, dibangun tahun 2014, dibawah pengawasan Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) yang saat ini, dirubah menjadi Dinas  Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso.(latif)

terkait