Musi Triboatton, Promosikan Objek Pariwisata Banyuasin

  • Reporter:
  • Minggu, 12 November 2017 | 14:20
Musi Triboatton, Promosikan Objek Pariwisata Banyuasin
Musi Triboatton, Promosikan Objek Pariwisata Banyuasin

BANYUASIN, PETISI.CO – Internasional Musi Triboatton Promosikan Objek Wisata Banyuasin Sembilan Negara mengikuti Internasional Musi Triboatton (IMT) ke-6 digelar di Pengumbuk, Desa Tebing Abang, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin.

Peserta dari sembilan negera, China, Kanada, Francis, Jordania, Singapore, Malaysia, Melaka, Brunei Darussalam dan Filipina, saat tiba di Bumi Sedulang Setudung tepatnya di Dermaga Pengumbuk disambut oleh Panitia IMT tahun 2017.

Kabupaten Banyuasin merupakan etape ke empat, sedangkan etape pertama di Kecamatan Empat Lawang dan berakhir di Kota Palembang, mulai tanggal 7 hingga 11 November 2017 untuk South Sumatera.

Turnamen internasional tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumsel Irene Camelyn Sinaga AP MP, Bupati Banyuasin Ir. SA Supriono. MM dan Kepala Disdikporapar Banyuasin dan sejumlah pejabat serta DPRD Banyuasin.

Bupati Banyuasin mengatakan, Sungai Musi wilayah Desa Tebing Abang merupakan jalur transportasi sungai sangat strategis, setiap tahun dilalui oleh peserta IMT dari beberapa Negara.

Selain itu juga, Sungai Musi di Banyuasin juga sebagai pintu gerbang Provinsi Sumatera Selatan menghubungkan Pulau Bangka memiliki potensi yang berlimpah dan memiliki tempat wisata sangat potensial.

Potensi tersebut tegas Bupati, seperti kawasan taman nasional Sembilang, habitat gajah Air Sugihan, Perkebunan Sembawa dan berbagai objek wisata lainnya. “Diharapkan potensi wisata Banyausin diperkenalkan ke 9 negara yang ikut IMT 2017,” tegas dia.

Banyuasin juga memiliki kekayaan flora dan fauna seperti, burung migrant dan buaya sinyulung. Potensi tersebut tidak terdapat di daerah lainnya. Bahkan beberapa hari lalu telah dilakukan eksebisi butung migrant dan kegiatan lomba mincing.

Kegiatan tersebut merupakan agenda setiap tahun dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin guna mengenalkan potensi wisata yang belum tentu ada di wilayah lain.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Pariwisata (Disdikporapar) Banyuasin Dr. Harun Samsudin.MM mengatakan, pada ajang tersebut juga digelar lomba mewarnai bagi anak PAUD, lomba Kano dan Refting.

Lomba diikuti oleh 282 peserta dari Sembilan negara, sedangkan Indonesia sendiri mengikuti lomba dari 12 provinsi se Indonesia, mulai dari Jawa Timur, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Jawa Barat serta beberapa provinsi lainnya.(roni)

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional