Pasangan Nyono-Subaidi Janjikan Rp 2 Miliar Setiap Desa

  • Reporter:
  • Kamis, 11 Januari 2018 | 16:01
Pasangan Nyono-Subaidi Janjikan Rp 2 Miliar Setiap Desa
Cabup dan Cawabup bersama para Kyai.

Ribuan Pendukung Hadiri Deklarasi di Alon-alon

 JOMBANG, PETISI.CO – Deklarasi Calon Bupati dan Wakil Bupati Mas Nyono dan Subaidi periode 2018-2023, di Alon alon Kabupaten Jombang, Kamis (11/1/2018), berlangsung meriah.

Deklarasi dihadiri ribuan pendukung dari lima partai koalisi, yakni Golkar, PKB, PKS, PAN dan NasDem. Hadir juga para kiai, Pengurus DPP Partai Golkar, Yahya Zaini, Ketua DPW PKB Jatim, Halim Iskandar, DPW PKS Jatim.

Calon Bupati Jombang Nyono Suharli menjelaskan, dalam pendaftaran ke KPU pada Rabu kemarin berjalan lancar dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Proses adminitrasi dari KPU memakan waktu 30 menit selesai dengan sempurna dan langsung dikasih tanda terima oleh KPU.

Cabup dan Cawabup bersama pengurus partai koalisi

“Maka dari itu, dari deklarasi pada hari ini, kami bersama Pak Sub siap melanjutkan program Pemerintah Kabupaten Jombang dengan motto GEMERLAP (Gemah Ripah Paripurna),” ujarnya.

(Baca Juga : Berkas Cabup Nyono Diterima KPU)

Calon Wakil Bupati Jombang Subaidi Mukhtar menyampaikan,  dalam kesempatan yang berbahagia ini, partai koalisi melanjutkan kemenangan sebagai Bupati Jombang periode 2018-2023.

“Kami berdua menjadi Bupati dan Wakil Bupati  profesional, kami siap menjadi pelayan masyarakat,” katanya.

“Kami menyatukan tekat berjuang memenangkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati periode 2018-2023. Karena masyarakat sudah melihat langsung program nyata selama ini,” tambahnya.

Massa pendukung Cabup Nyono dan Cawabup Subaidi

Saat dikonfirmasi, Nyono mengatakan, program andalannya dana Rp 2 milyar per desa per tahun.

Menuju Jombang Gemerlap “Gemah Ripah Loh Jinawi lan Paripurna“. Dana itu digunakan melalui pagu indikatif desa, untuk infrastruktur 40%, operasional pemerintahan desa 40% dan untuk menopang perekonomian 20%. Sumber anggarannya dari pusat, propinsi dan daerah.

“Saya berharap dengan adanya survei yang dilakukan akademik Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah dengan indeks kepuasan masyarakat mencapai 90,23%. Mudah-mudahan kader kami tidak muluk-muluk sesuai dengan apa yang menjadi kenyataan, bahwa masyarakat sudah senang dengan melalui penilaian elektabilitas,” ujarnya. (rahma)

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

CLOSE
CLOSE

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional