Penanaman 4.000 Pohon Meriahkan Hari Air Sedunia 2018 di Claket

  • Kamis, 22 Maret 2018 | 16:39
Penanaman 4.000 Pohon Meriahkan Hari Air Sedunia 2018 di Claket
Acara penyerahan pohon (sof)

MOJOKERTO, PETISI.CO – Dalam rangka Hari Air Sedunia 2018, PT Multi Bintang Indonesia (Persero) Tbk bersama masyarakat Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (22/03/2018) melakukan aksi tanam 4.000 pohon di sumber mata air Genitri dan Gunung Kejen, Tahura R Soerjo, desa setempat.

Aksi ini bertujuan untuk melestarikan sumber daya air sekaligus ikut menjaga wilayah tersebut sebagai salah satu daerah hulu sungai Kali Brantas. Total keseluruhan pohon yang sudah ditanam dari kegiatan serupa yang dilakukan sebelumnya totalnya mencapai 10 ribu pohon.

Hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi, Direktur Lingkungan Hidup Seloliman (YLHS) Suroso, Kepala Perhutani Indra, dan Komandan Distrik Militer Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto Drs. Zainul Arifin Msi .

Sebagai informasi, berdasarkan hasil peninjauan dari YLHS, telah terjadi penurunan debit mata air di Desa Claket yang merupakan desa penyangga dari Taman Hutan Rakyat (tahura) R. Soerjo. Hal inilah yang mendasari kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh Multi Bintang.

“Bersama berbagai elemen masyarakat, Multi Bintang selalu berkomitmen untuk melestarikan sumber daya air dimanapun brewery kami beroperasi,” kata Brewery Manager PT Multi Bintang Indonesia Tbk Sampangagung, Salima Bekoeva.

Kawasan Hutan Welirang, lanjut Selima, merupakan area yang sangat strategis bagi proses pembangunan segala sektor di Jawa Timur. Hutan dengan luas lebih dari 50.000 ribu hektar yang terdiri dari hutan konservasi, hutan lindung dan produksi, memiliki 5 Sub DAS utama yang telah menopang 60% atau setara dengan 23 juta kehidupan masyarakat Jawa Timur.

Diinformasikan, jenis pohon yang di tanam meliputi 10 jenis tanaman yang memiliki fungsinya masing-masing. Diantaranya pohon beringin, pohon bulu, pohon bambu dan pohon gondang berfungsi untuk menyimpan air hujan.

Selain itu, Multi Bintang juga menanam pohon cemara gunung dan pohon tutup musa yang merupakan tanaman endemik dari Tahura R. Soeryo. Dan yang terakhir adalah, penanaman tanaman hutan penghasil buah yang nantinya bisa dimanfaatkan secara ekonomi oleh petani hutan apabila pohon tersebut sudah mulai berbuah.

Selain menanam pohon, Multi Bintang juga menggelar perayaan panen sayur organik yang berasal dari program greenhouse Multi Bintang. Dari program ini sebanyak 25 greenhouse yang sudah diberikan secara bertahap kepada masyarakat yang tinggal di daerah sekitar hutan gunung Welirang untuk mencapai kemandirian pertanian di kelompok tani Tahura Desa Claket dan kelompok lembaga masyarakat desa hutan dari Desa Kembang Belor.(sof)

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional