Pengurus BPK 45 Diharapkan Mampu Terapkan Nilai Kejuangan Dalam Keseharian

  • Kamis, 22 Maret 2018 | 15:23
Pengurus BPK 45  Diharapkan Mampu Terapkan Nilai Kejuangan Dalam Keseharian
Gubernur Soekarwo berbincang dengan Ketum DHN BPK 45 Letjend TNI Purn. DR. H. Ramli Hasan Basri

SURABAYA, PETISI.COGubenur Jatim Dr. H. Soekarwo berharap pengurus Dewan Harian Daerah/DHD dan Dewan Harian Cabang/DHC Badan Pembudayaan Kejuangan/BPK 45 mampu menerapkan nilai-nilai kejuangan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting dilakukan karena nilai kejuangan harus bisa menjadi working ideology, sehingga bisa menyelesaikan masalah ketidakadilan yang dihadapi bangsa ini.

“PR besar kita bersama sampai sekarang yakni bagaimana menerapkan komitmen kejuangan dalam kehidupan keseharian kita,” ungkap Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim pada acara Pelantikan Pengurus DHD BPK 45 Prov. Jatim dan DHC Kab/Kota serta Peringatan HUT ke-58 BPK 45, di Pendopo Agung Kab. Malang, Jl. Agus Salim No. 96, Kiduldalem, Klojen, Kota Malang, Kamis (22/03).

Menurut Pakde Karwo, Indonesia patut bersyukur karena nilai-nilai kejuangan dan semangat 45 nya dilestarikan dan dibudidayakan. Karenanya, keberadaan organisasi BPK 45 sangat penting sebab yang diajarkan adalah transformasi nilai bukan hanya sekedar fisik. Nilai-nilai yang  ditekankan yakni tentang kejuangan dan  rasa cinta tanah air. “Rasa nasionalisme atau Aku Cinta Indonesia/ACI itu harus selalu ditanamkan pada berbagai bidang baik produksi, perdagangan, dan budaya,” terangnya.

Ditambahkan, dalam menjalankan nilai kejuangan jalan yang ditempuh adalah lewat keadilan baru kemakmuran. Salah satunya dengan menerapkan konsep musyawarah mufakat bukan lewat suara terbanyak. Konsep ini harus dilakukan karena nilai tidak bisa dikuantifikasi. Dicontohkan di RSJ Menur milik Pemprov Jatim ketika akan mengambil keputusan jika menggunakan suara terbanyak maka hasilnya akan tidak akurat. “Lewat musyawarah mufakat inilah salah satu upaya kita menyapa Pancasila yang saat ini berada di lorong yang sepi,” imbuh Pakde Karwo.

Pakde Karwo berpesan, di era keterbukaan informasi saat ini BPK 45 harus bisa menyaring segala informasi dengan baik. Apalagi, sekarang banyak beredar berita hoax yang menyebarkan berita tentang kebencian khususnya masalah SARA. Karenanya, semua anggota BPK 45 diharapkan bisa memberikan respon yang tepat pada setiap pemberitaan yang ada. “Jangan sampai dengar sesuatu langsung bereaksi, karena organisasi ini semangatnya luar biasa dan mengedepankan semangat api kejuangan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Harian Nasional/DHN BPK 45 Letjen TNI Purn. DR. H. Ramli Hasan Basri mengatakan, BPK 45 ini merupakan organisasi resmi milik negara yang ditetapkan lewat Keppres pada tahun 1984. Oleh sebab itu, semua anggota yang tergabung di dalamnya harus mengabdi kepada bangsa dan masyarakat dan bisa bersinergi dengan pemerintah. “Kita adalah lembaga milik negara yang berfungsi sebagi kekuatan pembangunan dan pemersatu bangsa. Organisai ini bukan ormas ataupun parpol maka pengabdian harus diutamakan,” tegasnya.

Turut hadir Bupati Malang Drs. H. Rendra Kresna, MM, MPM, Ketua Umum DHD BPK 45 Prov. Jatim Kol. TNI. Purn. H. Haryanto, S.IP, dan seluruh ketua DPC BPK 45 kab/kota se Jatim. (cah/dwi)

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional