Petisi
Ribuan hektar lahan pertanian padi gagal panen
LAMA-Daerah

Ribuan Hektar Pertanian Padi di Kecamatan Rantau Bayur Terancam Gagal Panen

Butuh Perhatian Pemkab Banyuasin

BANYUASIN, PETISI.CO – Ribuan hektar lahan persawahan di Kecamatan Rantau Bayur teramcam gagal penen. Kondisi ini  disebapkan lahan pertanian padi kering kerontang.

Musim kemarau panjang ini membuat petani padi beberapa desa di Kecamatan Rantau Bayur lahan persawahannya kering.

Sekitar  2000 hektar lahan pertanian padi tadah hujan, terdiri dari Desa Tebing Abang, Pakar Bulan Rantau Bayur, Tanjung Tiga, Tanjung Pasir, Lebung Sungai Lilin dan beberapa desa lainnya.

Musim kemarau yang terjadi dua bulan belakangan ini terhitung, mulai Juli, Juni sampai Agustus, baru dua kali hujan, itu pun tidak terlalu deras, ungkap Anang Benjol petani di dusun-dusun Desa Tebing Abang.

Kalau seperti ini berlarut-larut,  padi yang ditanam mengalami rusak dan mati. Saat ini saja padi yang terhampar sudah mulai menguning, ada juga yang mati.

“Kami petani padi tahun ini kesulitan dengan benih, jadi kami menanam padi tersebut tidak merata, kalau sedang ada benih kami tanam,” ujarnya.

Pendapatan sehari-hari para petani terkadang tidak mencukupi buat.

Anang Benjol mengatakan,  harapannya kepada pemerintah,  supaya ada bantuan kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Rantau Bayur. “Tampa adanya kehadiran pemerintah,  saya rasa kami petani di Kecamatan Rantau Nayur akan alih propesi,  entah kerjaapa saja buat mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya kepada petisi.co.

Menurutnya, sejauh ini belum ada tindakan dari pemerintah, khususnya Pemerinta Kabupaten Banyuasin untuk  menyikapi permasalahan yang mengancam gagal penennya ribuan hektar lahan padi tadah hujan di Kecamatan Rantau Bayur tersebut.(roni)

terkait