Petisi
Pemprov Jatim menggelar Rapat Sosialisasi Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di Hotel Aston, Kota Madiun.
PEMERINTAHAN

“Semoga Tingkat Partisipasi Pilpres 2019 di Jatim Bisa Dipertahankan di Pilkada Serentak 2020”

MADIUN, PETISI.CO – Sejumlah stakeholder berkomitmen untuk mensukseskan proses penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di wilayah Provinsi Jawa Timur, dengan melibatkan 19 kabupaten dan kota yang rencananya akan digelar bersama secara nasional pada September 2020 mendatang.

Guna mensukseskan terselenggaranya gawe demokrasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jatim mengambil inisiatif untuk menggelar acara Rapat Sosialisasi Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 yang diikuti sedikitnya 250 orang dari berbagai unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), Aparat Penegak Hukum/Keamanan (APH), Penyelenggara Pilkada (KPU dan Bawaslu), Pemprov dan Pemerintah Pusat yang diselenggarakan Kamis-Jumat (18-19/7/2019) di Hotel Aston, Kota Madiun.

Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Provinsi Jatim di Madiun, Dr. Gatot Gunarso mengatakan, acara sosialisasi ini bertujuan untuk membangun harmonisasi sekaligus menyamakan pemahaman dan persepsi antar stakholders terkait, sebagai persiapan awal penyelenggaraan Pilkada Serentak pada 2020 mendatang.

“Perhelatan Pilkada Serentak 2020 semakin dekat, setidaknya proses demokrasi tersebut akan diikuti 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota, dari jumlah tersebut Provinsi Jatim kebagian penyelenggaraan 19 pilkada yang melibatkan 16 kabupaten dan 3 kota. Acara ini dilakukan tentunya agar persiapan bisa semakin baik dan penyelenggaraan dapat dilakukan secara sukses,” kata Gatot yang membacakan sambutan tertulis Plt Asisten  Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdaprov Jatim sekaligus membuka acara Rapat Sosialisasi yang bertema “Mewujudkan Pilkada Serentak 2020 yang Luber, Jurdil, Aman dan Lancar, pada Kamis (18/7/2019).

Peserta Rapat Sosialisasi Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020

Lebih jauh Gatot menjelaskan, bahwa secara khusus Pemprov Jatim menggagas acara ini guna sejak dini bisa melakukan proses pemetaan sejumlah masalah yang ada terkait penyelenggaraan pilkada serentak tersebut, termasuk upaya penyelesaiannya.

“Pemetaan sejumlah potensi kerawanan konflik juga diperlukan agar penyelenggaraan Pilkada yang ada di Jatim bisa sukses dan lebih baik dari perhelatan pemilu dan pilkada sebelumnya termasuk meningkatnya tingkat partisipasi pemilih,” ujar Gatot.

Ke-19 daerah di Jatim yang menyelenggarakan Pilkada serentak itu terdiri atas 16 kabupaten yaitu Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Trenggalek, Kediri, Lamongan, Tuban, Gresik, Mojokerto,  Malang, Blitar, Sidoarjo, Sumenep, Jember, Situbondo, dan Banyuwangi, serta 3 Kota yaitu Blitar, Pasuruan, dan Surabaya.

“Jumlah penduduk Jatim pada 2018 mencapai 40,4 juta jiwa dengan jumlah pemilih tetap pada pileg [pemilihan legislative] 2019 sebesar 30,92 juta jiwa. Pada penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019 lalu berhasil mencapai tingkat partisipasi pemilih 80,9%, melampaui target pemerintah 77,5%. Semoga tingkat partisipasi tersebut bisa dipertahankan pada Pilkada Serentak 2020 mendatang,” tegasnya.

Drs Budi Santoso Sudarmadi, M. Si salah satu nara sumber

Acara yang diselenggarakan Biro Pemerintahan Umum Pemprov Jatim itu berlangsung selama 2 hari tersebut juga diisi dengan beberapa narasumber yang berkompeten diantaranya

1.Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD, Ditjen Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri RI, Drs Budi Santoso Sudarmadi, M. Si dengan judul materi ”Dukungan Pemerintah terhadap Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Provinsi Jawa Timur” ;

2.Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara Bidang Mediasi dan Perlindungan, Tasdik Kinarto, SH, MH,  dengan judul materi “Menjaga Netralitas ASN pada Pilkada Serentak Tahun 2020 di Provinsi Jawa Timur”;

3.Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jatim, Choirul Anam  dengan materi “Kesiapan KPU dalam rangka penyelenggaraan Pilkada  Serentak Tahun 2020 di Jawa Timur yang jujur, adil dan netral” ;

4.Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jatim, Moh. Amien, M. Pdi dengan materi “Pengawasan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Jawa Timur” ;

5.Kepolisian Daerah Jawa Timur diwakili Karo Ops, Kombespol Drs Heri Sitompul , dengan materi “Kesiapan Pengamanan dan Penjelasan Dana Hibah PAM Pilkada Serentak Tahun 2020 di Provinsi Jawa Timur”;

6.Kodam V/Brawijaya, diwakili Wakil Asisten Ops Kasdam V/Brawijaya, Letkol. Inf. Fadli Mulyono, SIP, dengan materi “Dukungan Kodam V/Brawijaya dalam rangka Pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Jawa Timur”.(yrs)

terkait