Petisi
Ketua KRPK M. Triyanto SH , tersangka kasus hoax
HUKUM

Tersangka Kasus Hoax, M. Trijanto Aktivis Anti Korupsi Resmi Ditahan

BLITAR, PETISI.CO – Pasca pra peradilan kasus hoax yang menggoncang Kabupaten Blitar selama ini, akhirnya Penyidik satreskrim Polres Blitar telah menerbitkan surat perintah penahanan terhadap aktivis anti korupsi Mohamad Trijanto dalam perkara pelanggaran UU ITE, Kamis (10/01/2019). Trijanto ditahan usai memenuhi wajib lapor yang harus dijalaninya dua kali seminggu.

Kasubag Humas Polres Blitar, Iptu M Burhanudin membenarkan kabar penahanan M. Triyanto. “Benar hari ini penyidik Satreskrim telah menerbitkan surat perintah penahanan terhadap tersangka Mohamad Trijanto dalam perkara UU ITE,” ungkap Iptu Muhamad Burhanurin melalu telpun WhatApps nya.

Burhanudin menyebutkan surat perintah penahanan terhadap Tritanto disampaikam saat yang bersangkutan datang ke Polres Blitar untuk malaksanakan wajib lapor. Menurut Burhanudin penyidik memiliki pertimbangan obyektif maupun subyektif dalam melakukan penahanan dan semua sudah sesuai dengan KUHAP.

“Memang sempat ada pengajuan penangguhan penahanan, namun itu merupakan hak tersangka. tetapi penyidik punya pertimbangan lain dan semua itu sudah sesuai apa yang ada dalam KUHAP,” tandas Burhanudin.

Sementara Hendi Priyono, kuasa hukum Mohamad Trijanto mengatakan, penahanan terhadap klienya cukup mengejutkan. Pasalnya sejauh ini Trijanto sangat kooperatif. Bahkan aktivis anti korupsi ini tidak pernah absen dari wajib lapor pada hari Senin dan Kamis.

“Kliennya juga tidak berusaha melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti dan tidak  mengulangi perbuatanya. Bahkan Trijanto juga tidak akan mempersulit proses hukum seperti yang dilakukan selama ini. Dulu kami sudah mengajukan permohonan tidak ditahan dan sudah disetujui kenapa sekarang ada penahanan,” tandas Hendi.

Triyanto ditetapkan tersangka, setelah mengunggah informasi adanya surat panggilan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk Bupati Blitar, Rijanto di akun facebooknya. Surat KPK itu dipastikan palsu. Oleh penyidik Polres Blitar, Triyanto dianggap melakukan penyebaran kabar hoax dan melanggar UU ITE. Akhirnya Mohamad Triyanto dilaporkan Bupati Blitar, melalui Kabag Hukum Pemkab Blitar Agus Kunanto. Dalam kasus ini Triyanto dijerat dengan UU ITE, dan pasal lain dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (min)

terkait