Tim Sepak Bola Jatim Harus Bisa Rebut Kejayaannya di PON 2022 Papua

  • Sabtu, 25 Maret 2017 | 18:20
Tim Sepak Bola Jatim  Harus Bisa Rebut Kejayaannya di PON 2022 Papua
Wakil Gubernur Jatim didampingi Wakil Ketua Umum KONI Jatim La Nyalla M Matalitti dalam pembukaan Kongres PSSI di Hotel Garden Palace Surabaya.

SURABAYA, PETISI.COWakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf  mengharapkan PON (Pekan Olah Raga Nasoinal) 2020 Papua, Tim Sepak Bola Jawa Timur dapat merebut kembali kejayaannya sebagai juara.

Karena pada saat PON Jawa Barat, Tim Sepak Bola Jatim mengalami kekalahan sehingga tidak dapat masuk dibabak final.

“Jawa Timur berduka saat tim sepakbolanya tidak dapat masuk ke babak final pada PON Jawa Barat yang lalu. Hal tersebut dapat kita jadikan sebagai bahan renungan, hingga di PON 2020 Papua mendatang kita dapat menjadi juara kembali,” harapnya saat membuka Kongres Asosiasi PSSI Provinsi Jawa Timur, di Garden Palce Surabaya, Sabtu (25/3/2017).

Dikatakan pula oleh Gus Ipul – panggilan akrab Wagub Jatim, bahwa sepak bola merupakan olah raga yang mempunyai dinamika sangat tinggi. Mulai dari pengurus, pemain hingga penonton sangat dinamis.

Oleh karena itu program-program yang dihasilkan pada kongres juga harus sesuai dengan dinamika kemajuan dunia sepak bola saat ini.

Hal kedua yang diharapkan dari Asosiasi PSSI Prov. Jatim adalah pembinaan pada klub-klub kecil yang ada di daerah sampai di pelosok daerah dan pertandingan atau kejuaraan yang berkesinambungan. Yang diharapkan dapat melahirkan pemain-pemain handal.

Terakhir, Gus Ipul mengharapkan Asosiasi PSSI Provinsi Jawa Timur dapat menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi olahraga. Hal tersebut dapat terjadi karena menurut Gus Ipul 40 persen penduduk Jawa Timur berminat pada olahraga sepak bola, 40 persen masyarakat penonton televisi sebagian besar menyukai program sepakbola dan 20 persen pengakses medsos sebagian besar menyukai program sepakbola.

Gambaran tersebut menjadi modal besar bagi kemajuan sepak bola di Jatim “Satu hal yang harus kita lakukan agar Jatim bisa sebagai provinsi olahraga yaitu mencegah terjadinya perkelahian atau tawuran disaat pelaksanaan  pertandingan sepak bola,” ungkapnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya Gus Ipul mengharapkan  kepada Pengurus Asosiasi PSSI yang akan terpilih dapat menjadikan sepak bola sebagai olah raga yang sehat, tontonan yang menarik hingga akhirnya  sepakbola bisa menjadi industri olah raga yang baik.

Sementara itu Wakil Ketua Umum I PSSI Pusat Joko Driyono dalam sambutannya mengharapkan Kongres Asosiasi PSSI Provinsi Jatim dapat memilih kepengurusan baru untuk periode 2017 – 2021 yang terbaik, hasil kerjanya bukan hanya untuk kemajuan sepak bola di Jatim tetapi juga untuk kemajuan sepak bola nasional.

“Apabila sepak bola di Jawa Timur dapat berlangsung dengan baik dan tenang, maka sepak bola nasional juga akan baik dan  tenang,” ungkapnya.

La Nyalla M Mattalitti mewakili Ketua Umum Koni Prov. Jatim pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kepengurusan Asosiasi PSSI Prov. Jatim yang akan terbentuk untuk periode 2017 -2021  mempunyai tugas yang cukup berat, yaitu menumbangkan dua medali emas yaitu dari sepak bola dan Futsal pada PON 2020 Papua .  (har/mas)

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional