10 Acara Mewarnai Peringatan HPN 2017 PWI Jatim

oleh
Pembukaan Liga Futsal HPN 2017 di Mangga Dua Selasa (17/1/2017).

SURABAYA, PETISI.CO – Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Jawa Timur (PWI Jatim) menggelar 10 acara dengan berbagai nuansa untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2017. Satu diantaranya adalah Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Piala Prapanca yang dilaksanakan 1 Januari – 28 Februari 2017.

Lomba Karya Tulis berhadiah utama Rp 10 Juta ini akan dibagi dalam kategori tulis, online, foto, radio dan televisi, dengan lokasi obyek di Jawa Timur.

“Lomba Karya Tulis ini menjadi kebanggaan setiap jurnalis dalam berkarya selama satu tahun terakhir, yakni 2016. Disamping itu penyelenggaraan Piala Prapanca ini sebagai pendorong kreatifitas jurnalis di bidangnya,” ujar Erfandi Putra, Ketua Panitia HPN PWI Jatim 2017, Rabu (11/1/2016).

Untuk peringatan HPN 2017, Erfandi memaparkan, PWI Jatim menggelar 10 macam acara, selain Lomba Karya Tulis, antara lain Liga Futsal SIWO PWI Jatim, 17 Januari – 28 Februari 2017, Acara anjangsana kepada Tokoh Pers Jawa Timur, 14-15 Februari 2017, Bhakti Sosial pengobatan massal di Kabupaten Tuban, 8-10 Maret 2017, donor darah, 11 Maret 2017, Seminar Kebencanaan, 16 Maret 2017, Lomba Stand Up Komedia Ala Kartolo, 18 Maret 2017, Focus Group Discusion (FGD) Berita dalam Dunia Maya, 23 Maret 2017, Anugerah Olahraga oleh SIWO Jatim, 24 Maret 2017 di Pasuruan, dan sebagai puncak acara HPN 2017 di laksanakan di Gedung Negara Grahadi, 30 Maret 2017 yang sekaligus pengumuman Anugerah Piala Prapanca 2017.

“Cukup padat rangkaian acara peringatan HPN 2017 kali ini, tetapi ini semua adalah bentuk pengabdian kami terhadap organisasi PWI dan untuk memberikan dorongan kepada jurnalis di Jawa Timur agar berkarya untuk Bangsa dan Negara, terutama di Jawa Timur,” lanjut Erfandi.

Sementara Ketua PWI Jatim, H Akhmad Munir, menambahkan, sepanjang 2017, PWI Jatim akan berusaha memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan Jawa Timur, dalam berbagai bidang.

“Karena Jawa Timur termasuk daerah rawan bencana, maka kami ingin menyumbangkan pemikiran soal bagaimana penyiapan dan penanggulangan bencana yang bisa terjadi di Jawa Timur lewat FGD yang kami gelar 16 Maret 2017,” tegasnya.

Munir juga menyebutkan sebagai makhluk sosial, PWI Jatim juga tetap peduli dengan menggelar pengobatan massal dan donor darah. “Di tengah kondisi masyarakat kita saat ini yang kurang bagus, kita ingin memberikan bantuan semampu kita sebagai bentuk kedulian sosial PWI Jatim,” ujarnya mengakhiri pembicaraan. (bon)

No More Posts Available.

No more pages to load.