PETISI.CO
Warga Sempol Bondowoso menerima Banuan Jalin Matra
LAMA-Daerah

107 Warga Sempol Bondowoso Terima Bantuan Jalin Matra

BONDOWOSO, PETISI.CO – Program Jalin Matra (Jalan Lain Menuju Mandiri dan sejahtera) adalah Program Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang telah dilaunching Gubernur Jawa Timur pada Bulan Desember 2014, yang disepakati bersama antara Gubernur dan Bupati se-Jawa Timur,  sebagai program yang didesain khusus bagi masyarakat yang belum beruntung dari segi ekonomi, sosial, budaya berdasar Basis Data Terpadu

Seperti penyerahan selama dua hari berturut-turut program Jalin Matra, kepada 107 warga Desa Sempol Kecamatan Prajekan, di Balai Desa Sempol, Kamis (13/09/2018), berupa peralatan pertukangan kayu, lemari pendingin, mesin jahit, sepeda ontel, kambing, rombong, dan beberapa jenis barang yang dibutuhkan warga, langsung diserahkan Kades Sempol, M.Hosen.

Baca Juga :  Kekeringan, Warga Bondowoso Butuh Perhatian Pemerintah

Suryono, usai menerima bantuan peralatan tukang dan sebuah lemari pendingin mengatakan, ”Saya dapat bantuan alat ini sesuai dengan usulan saya yang mempunyai ketrampilan sebagai tukang kayu, sedangkan lemari pendingin ini akan dimamfaatkan istri saya untuk berjualan es, dimana barang bantuan yang saya terima ini tidak mampu saya beli, karena kami adalah warga tidak mampu, jadi bantuan ini akan kami mamfaatkan dengan sebaik baiknya untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik lagi,“ katanya.

Warga penerima bantuan Jalin Matra.

Kades Sempol dalam tanggapannya mengatakan, bahwa semua barang bantuan Program Jalin Matra ini murni dari usulan warganya yang hidupnya tidak beruntung. Diharapkan dengan bantuan ini, warga penerimanya bisa memamfaatkannya dengan sebaik-baiknya, yang nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.

Baca Juga :  Kemenkominfo Beri Program DTS, Bupati Salwa Arifin: Program Ini Sesuai dengan Visi Bondowoso Melesat

“Untuk 4 unit sepeda ontel tersebut akan bermamfaat untuk usaha dagang keliling, sekaligus bisa digunakan putra putri mereka pergi dan pulang sekolah,“ terang Hosen di ruang kerjanya.

Namun, ada satu bantuan yang tidak biasanya, dimana Johan menerima bantuan berupa alat musik berupa sebuiah tamtam atau kendang, serta sebuah krecek, dimana Johan menurut keterangan sumber perangkat Desa Sempol bahwa Johan adalah seorang musisi, dimana alat tersebut digunakannya untuk mencari nafkah dengan cara mengamen.(cip)

terkait

Dua Hektar Hutan Kayu Putih Ludes Terbakar

redaksi

Dandim Bondowoso Jadi Irup Ucapara Hari Pahlawan

redaksi

Dampingi Petani Memanen Kangkung Darat

redaksi