200 Pengayuh Becak di Kabupaten Madiun Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden RI Prabowo

oleh
oleh
Program bantuan becak listrik ini, diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN) Nanik S Deyang serta Bupati Madiun, Hari Wuryanto

Madiun, petisi.co – Sebanyak 200 unit becak listrik disalurkan kepada warga yang berprofesi sebagai pengayuh becak yang ada di Kabupaten Madiun, pada Minggu (8/2/2026) di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban.

Program bantuan becak listrik ini, diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN) Nanik S Deyang serta Bupati Madiun, Hari Wuryanto.

Penyerahan bantuan becak listrik

Nanik S Deyang menyampaikan bahwa bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan tukang becak, khususnya mereka yang sudah lanjut usia.

Selain itu, menurut Nanik S Deyang, becak listrik yang diberikan kepada tukang becak tidak boleh diperjualbelikan maupun digadaikan.

“Enggak boleh dijual. Digadaikan pun tetap enggak boleh,” tegas Nanik usai penyerahan becak listrik.

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa saat ini, total becak listrik yang telah didistribusikan secara nasional kini mencapai lebih dari 11.500 unit.

Menurutnya, penerima bantuan dari program ini melalui penyaringan yang sangat ketat.

“Saat ini untuk sementara, syarat utama adalah tukang becak aktif dan berusia di atas 60 tahun,” ungkapnya.

Sedangkan proses verifikasi, lanjut Nanik, dilakukan secara berlapis dengan melibatkan Dinas Perhubungan, Yayasan GSN, pengecekan KTP, domisili, hingga profesi penerima.

“Kalau diketahui bukan tukang becak, ya tidak boleh menerima,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut positif program bantuan becak listrik ini.

Dirinya menyebut bahwa becak listrik sejalan dengan arah pembangunan daerah yang mengusung konsep go green dan transportasi sehat.

‎“Ini mendukung kesehatan, kebersihan, dan lingkungan. Kita dorong masyarakat mulai beralih ke kendaraan listrik,” ucap Bupati Hariwur.

‎Guna mendukung program tersebut, Pemkab Madiun juga berjanji menyiapkan fasilitas pengisian daya di ruang-ruang publik seperti masjid, kantor desa, dan fasilitas umum lainnya. (iya)

No More Posts Available.

No more pages to load.