3 Bulan tak Dibayar, Karyawan Mahera Jaya Perkasa Datangi Disnaker

oleh
Karyawan saat demo

JEMBER, PETISI.CO – Tiga bulan gaji belum terbayarkan, sekitar 75 karyawan PT Mahera Perkasa zona tengah, yang meliputi Tanggul, Kencong dan Rambipuji, mengenakan baju kuning-kuning, Kamis (11/04/2017), mendatangi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember.

“Kami datang menindaklanjuti surat yang sudah kami layangkan ke Disnaker, tanggal 6 dan sampai tanggal 8 melalui jasa pengiriman, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut,” ungkap Yahya Setiawan, koordinator aksi.

Menurut  Agus, karyawan baca meter PLN Zona Tengah Rayon Kencong tersebut , sebelumnya pihaknya sudah melakukan mediasi dengan pihak PT, namun belum ada kejelasan.

“Alasannya pihak PT masih kesulitan keuangan, nah ini kan aneh,” katanya.

Mereka mendatangi Disnaker, lanjut Agus, agar bisa jadi mediator antara karyawan dengan pihak PT Mahera. Hasilnya, beberapa pendemo diterima oleh pihak Disnakertrans.

Saat mediasi.

Arif Tyahyono, Plt Kadisnaker saat diwawancara sejumlah media menjelaskan, PLN menunjuk PT Mahera Jaya Perkasa menjadi fendor untuk suatu pekerjaan, dan selanjutnya PT mengerjakan karyawan.

“Artinya, urusan PLN sendiri dengan pihak PT Mahera sudah selesai, yang tidak beres adalah PT Mahera ini dengan karyawan. Makanya, tadi ada permintaan agar PLN dihadirkan, ya nanti kami hadirkan,” jelasnya.

Masih lanjut Arif, saat ini yang perlu dibenahi adalah suratnya, agar nanti dapat segera ditinjaklanjuti, kalau pun nanti sampai ke PHI, Arif yakin karyawan akan menang.

“Kita melakukan mediasi hanya membatasi dua kali. Jika pun sudah tidak mau maka akan kami serahkan ke PHI. Kami juga menyarankan agar mereka membuat paguyuban untuk memudahkan kami menghubunginya,” ujar Arif.(yud)