Adu Visi di Debat Publik Pilkada Bondowoso 2018

oleh
Kedua pasangan calon saat debat publik.

BONDOWOSO, PETISI.CO – Panelis Debat Pemilihan Calon Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, pada Tahun 2018 ini, memberikan pertanyaan dan jawaban untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, bersih dan bebas korupsi.

Semua calon memaparkan semua visi dan misi secara tuntas dan jelas.

Dari penjelasan visi dan misi pasangan calon Pilkada Bondowoso 2018, diharapkan mampu membuat publik mengerti arah kebijakan pemerintah selama 5 tahun ke depan.

Hasil pantauan Petisi.co, Debat Publik Pilkada Bondowoso 2018 ini, Sekmen 1, berjalan normal, karena semua visi dan misi setiap calon dijabarkan dengan baik.

Sekmen 2, saling lempar pertanyaan terkait visi dan misi. Sekmen 3, pertanyaan tentang pertumbuhan ekonomi. Sekmen 4, pertanyaan tentang publik dan korupsi.

Sekmen 5, pertanyaan tentang manajemen pemerintah yang efektif. Sekmen 6, closing statekment setiap pasangan calon.

Kedua pasangan calon Pilkada Bondowoso 2018 itu, Salwa Arifin-Irwan Bachtiar Rachmat dan Achmad Dhafir-Hidayat. Pasangan nomor urut 1 yang diwakili Irwan berjanji akan meniadakan jual beli jabatan dalam pemilihan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Menurutnya, pemilihan Kepala OPD akan selektif berdasarkan disiplin ilmu yang dimiliki.

“Jadi tidak akan ada orang lulusan Pertanian jadi Kepala Dinas Perhubungan, orang lulusan Teknik jadi kepala Dinas Pertanian,” ungkapnya Irwan.

Sedangkan Dhafir, juga berjanji akan membuat sebuah Standar Operasional Prosedur (SOP) yang wajib dijalankan oleh semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bondowoso. Selain itu, dirinya juga akan memperketat pengawasan dengan memaksimalkan kinerja Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

“Jika sudah SOP, maka masyarakat tidak akan lagi melanggar aturan-aturan yang sudah ditetapkan,” kata Dhafir.

Disamping itu, dalam hal ini, ditambahkan oleh wakilnya, Hidayat, pasangan nomor urut 2 itu juga akan membuat unit-unit pengaduan yang responsif dalam merespon keluhan dari masyarakat.

“Kita nanti juga buat unit-unit pengaduan disetiap OPD untuk merespon aduan-aduan yang diterima dari masyarakat,” ucapnya.

Debat publik Pilkada Bondowoso 2018 itu, berlangsung di Gedung Education Development Center (EDC) Bondowoso, Sabtu (21/4/2018) malam.

Panelis Debat Pilkada Bondowoso diantaranya, Rektor Universitas Jember Moh Hasan, Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto, dan Rektor Universitas Muhammadiyah Jember. (latif)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.