Surabaya, petisi.co – Lima hari menjelang coblosan, pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor Urut 2, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak mengajak kalangan muda Muhammadiyah yang tergabung dalam Jaringan Relawan Matahari untuk mengawal pelaksanaan Pilgub Jatim 2024.
“Setiap tahap tidak sepi dari gangguan, siap mengantisipasi. Kita akan berjuang sampai detik akhir,” kata Emil mendampingi Khofifah kepada wartawan usai deklarasi Relawan Jari Mata di Surabaya, Jumat (22/11).
“Pertama tentu pemenangan, lalu mengawal. Kalau dikatakan masa-masa ini sudah sangat baik, tapi itu harus dikawal agar terealisasi menjadi capaian suara yang bagus pada tanggal 27, termasuk perhitungan, rekapitulasi, semua harus dikawal,” tambahnya.
Sebetulnya, menurut Emil, bersama Khofifah telah lama menjalin hubungan dari kaum muda Muhammadiyah tersebut. Namun, baru hari ini sempat bertemu karena masalah jadwal kedua pihak. Karena itu, rasanya tidak lengkap kalau hari ini tidak bersilaturahmi.
“Sebenarnya ini menyamakan jadwal juga, teman-teman sudah bergerak. Kami berterima kasih pada semuanya, tokoh-tokoh seniornya, hari ini dipertemukan untuk mengintensifkan sampai hari coblosan dan pasca coblosan juga tidak kalah penting, ini suatu kekuatan yang luar biasa,” ujarnya.
Khofifah sendiri mengaku Muhammadiyah merupakan komponen penting yang telah memberi sumbangsih dalam menjaga persatuan di Jatim. Dia membandingkan dengan kondisi di Afghanistan yang masih mengalami perselisihan suku.
“Di sana hanya ada tujuh suku bangsa, sedangkan di sini ada ribuan suku bangsa. Moderasi harus dibangun di atas banyak pilar bukan hanya keagamaan. Kalau suku yang besar akan sulit menerima perbedaan dari suku yang lain sehingga moderasi harus kita bangun bersama,” ungkapnya.
Selain itu, Muhammadiyah juga memiliki peran penting dalam pembangunan karena memiliki kontribusi signifikan dari sektor ekonomi dan pendidikan. Pada milad Muhammadiyah ke 112 kemarin, Khofifah menulis artikel, bagaimana fungsi dari perserikatan Muhammadiyah yang begitu kuat dan besar bagi Indeks Pembangunan Manusia di Jatim.
“Ini adalah bagian besar dari perspektif pikiran yang lebih besar untuk menjemput Indonesia maju, yang mungkin akan kita percepat. Sektor ekonomi dari keluarga Muhammadiyah akan menjadi manfaat pada visi Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu pengurus Jari Mata, Mirdasy, yang juga Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, mengaku gerakan mendukung paslon Khofifah-Emil sudah berlangsung cukup lama.
“Sudah cukup lama (gerakan) dan sudah sampai tingkat kelurahan. Ini sebuah gerakan berkelanjutan, tidak hanya hari ini, sebenarnya dengan Bu Khofifah kita sudah melakukan banyak hal, sekarang untuk adik-adik yang merupakan pemilih pemula,” ujarnya. (bm)







