AH Thony Soal Pilwali Surabaya: Keputusan Akhir Ada di Rapim Partai Gerindra

oleh
oleh
Wakil Ketua DPRD Surabaya, AH Thony

SURABAYA, PETISI.CO – Wakil Ketua DPRD Surabaya, AH Thony, menanggapi wacana pencalonannya sebagai Wali Kota Surabaya bersama Bayu Airlangga. Ia menegaskan bahwa meskipun mendapatkan dorongan dari berbagai pihak, keputusan untuk maju sebagai calon Wali Kota masih dalam pertimbangan yang matang.

“Saya mengapresiasi dukungan yang diberikan. Namun, perlu ditegaskan bahwa di Partai Gerindra tidak ada mekanisme pendaftaran untuk calon kepala daerah. Semua keputusan berada di tangan pimpinan partai melalui rapat pimpinan (Rapim),” kata Thony.

Thony juga mengungkapkan bahwa menjadi Wali Kota Surabaya merupakan tugas yang berat, terutama mengingat kompleksitas masyarakat kota ini, sebagaimana terlihat dalam pemilu sebelumnya. Menurutnya, kesiapan untuk maju dalam Pilwali membutuhkan persiapan yang matang serta biaya yang signifikan, dan saat ini ia belum memiliki pandangan yang jelas untuk melangkah ke arah tersebut.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Thony menyatakan kesiapannya untuk menjalankan apapun tugas yang diberikan partai, termasuk jika harus maju sebagai calon Wali Kota Surabaya. “Sebagai kader, kita tidak boleh menghindar dari tanggung jawab yang diberikan. Apapun risikonya, kita harus siap menghadapinya,” ujarnya tegas.

Mengenai sosok Bayu Airlangga, Thony mengakui bahwa dirinya belum mengenal Bayu secara pribadi, namun ia mengetahui bahwa Bayu adalah seorang pemuda berprestasi dengan latar belakang keluarga yang kuat. “Beliau adalah sosok yang rendah hati dan memiliki banyak prestasi. Saya mendengar banyak hal positif tentang beliau, termasuk dukungan dari tokoh-tokoh besar seperti Pak Dekarwo,” tambah Thony.

Thony juga menanggapi dukungan dari para relawan yang menginginkannya maju dalam Pilwali Surabaya. Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para relawan dan menilai bahwa dukungan tersebut didasarkan pada rekam jejak dan pertimbangan yang matang.

Terkait respon dari partai, Thony menjelaskan bahwa keputusan akhir mengenai pencalonan kepala daerah di Partai Gerindra selalu melalui rapat pimpinan dan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk peluang dan tantangan yang ada. “Sebagai kader yang patuh, saya akan mengikuti apapun keputusan dan kebijakan partai,” tutupnya. (dvd)

No More Posts Available.

No more pages to load.