Ahmad Dhani di Hadapan Warga Surabaya Barat, Ini yang Disampaikan

oleh
oleh
Ahmad Dhani saat reses di Surabaya barat

Surabaya, petisi.co – Anggota DPR-RI Komisi X dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Dhani Prasetyo, melakukan kunjungan reses di kawasan Surabaya Barat, tepatnya di depan Balai RT 5 RW 8 Babat Jerawat Kecamatan Pakal, Perumahan Pondok Benowo Indah (PBI), Selasa (24/2).

Acara dihadiri lebih dari seratus warga, termasuk karang taruna, tokoh masyarakat, serta ketua RT dan RW sewilayah tersebut.

Dalam kesempatan ini, Ahmad Dhani menjelaskan fungsi dan tugas badan legislatif, mulai dari penyusunan peraturan perundang-undangan, penganggaran, hingga kontrol pengawasan terhadap pemerintah.

Salah satu yang menjadi perhatian dari komisi X DPR RI saat ini adalah melihat kondisi dunia pendidikan terutama peran guru, dimana tidak ada perlindungan hukum terhadap guru ketika proses mendisiplinkan murid.

“Sekarang kami sedang menggodok undang undang tentang perlindungan hukum terhadap guru, agar dalam proses melakukan pendisiplinan terhadap murid itu tidak bisa dikriminalisasi,” jelasnya.

Ahmad Dhani mendengar penjelasan mahasiswa penerima KIP Kuliah

Sebelum sesi penyampaian aspirasi warga, sebanyak 6 orang mahasiswa yang memperoleh manfaat beasiswa KIP Kuliah menyampaikan testimoninya dihadapan warga yang masih belum mengetahui manfaat adanya beasiswa KIP Kuliah.

Para mahasiswa menyampaikan terimakasih pada pemerintah melalui Ahmad Dhani sebagai anggota DPR RI, karena KIP Kuliah yang didapat mereka bisa melaksanakan perkuliahannya hingga saat ini.

“KIP Kuliah itu bukan dari saya, itu dari program pemerintah, kami di DPR RI hanya menyalurkan saja pada yang berhak, sekali lagi itu bukan dari saya,” jelas Ahmad Dhani.

Akmal Sulthon penerima KIP Kuliah bersama Ahmad Dhani.

Budi Susilo Wakil Ketua RW 8 menyampaikan keluhannya terhadap sistem penerimaan murid secara zonasi.

Ia menerangkan bahwa wilayah Kecamatan Pakal tidak ada SMA Negeri, jadi bisa dipastikan anak-anak tidak diterima di sekolah negeri.

“Sekarang gak bisa masuk SMA negeri, karena jaraknya terlalu jauh, walaupun anak-anak kita tergolong pintar,” keluhnya.

Ahmad Dhani menerangkan bahwa aturan sistem zonasi untuk penerimaan murid baru ini juga sedang digodok di dewan untuk segera dibenahi.

“Dulu rumah saya Ngesong, tapi bisa masuk SMA Negeri 2, padahal jaraknya jauh, semua pakai tes dan berkompetisi secara sportif,” ujarnya.

Sebagai pelaksana tuan rumah reses anggota dewan, Bagoes Ardiyanto menyampaikan apresiasinya, karena selama tinggal di Pondok Benowo Indah belum pernah ada Anggota Dewan dari pusat yang datang.

Ahmad Dhani bersama Bagoes Ardiyanto

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan warga, karena anggota DPR RI sekelas Ahmad Dhani yang juga pentolan Grup Band Dewa 19, hadir bertatap muka langsung, ini berkah Ramadhan buat kami,” ujarnya.

Diakhir sesi, Ahmad Dhani mengatakan bahwa akan memiliki otoritas untuk membenahi jalan jalan yang berlubang di Surabaya, memintakan dana ke pusat dan disalurkan kepada Pemkot Surabaya, hingga tidak ada lagi jalan berlubang di Surabaya.

“Insyaallah habis lebaran ini, saya akan mencoba untuk cari jalan berlubang di daerah sini dulu,” pungkasnya.(joe)

No More Posts Available.

No more pages to load.