Petisi
Agus Santoso Kepala Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Blitar
LAMA-Daerah

Akhir November 2018 Pembangunan RTLH di Blitar Harus Selesai

BLITAR, PETISI.CO – Untuk mengentaskan rakyat dari kemiskinan di Kabupaten Blitar kini masih berlanjut, bahkan berbagai cara dan sistem dilakukan walaupun sampai sekarang belum bisa maksimal hasilnya. Bahkan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Blitar mencatat tahun ini sekitar 589 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mendapat bantuan untuk diperbaiki.

Bantuan anggaran untuk 589 RTLH tersebut terbagi menjadi tiga jenis pendanaan, yaitu melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat untuk 200 unit rumah, melalui Bantuan stimultan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 369 unit rumah, dan terakhir melalui APBD 2018 untuk 20 unit rumah.

Seperti disampaikan Agus Santoso Kepala Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Blitar kepada Petisi.co, “Rata-rata per unit rumah mendapat bantuan sekitar Rp 15 juta. Jadi ada 3 jenis bantuan yang kita terima, dari DAK, BSPS, dan APBD 2018.“

Lebih lanjut Agus menjelaskan, dari pelaksanaan program itu hasil pantauan di lapangan saat ini perkembangan pembangunan dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Blitar sudah hampir 90 persen.

Pihaknya menargetkan pada akhir November ini proyek pembangunan dan perbaikan RTLH sudah bisa selesai dan tuntas.

“Kita sudah melakukan pengecekan langsung dilapangan. Saat ini progresnya sudah mencapai 90 persen. Jadi akhir November ini kita harapkan bisa selesai semuanya,” jelas Agus Santoso.

Agus mengaku, bantuan ini sebelumnya langsung diberikan kepada kelompok masyarakat ataupun masyarakat bersangkutan yang kondisi rumahnya layak untuk dibangun dan diperbaiki.

“Tentunya program pembangunan dan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai bentuk percepatan program penuntasan kemiskinan di Kabupaten Blitar,” pungkas Agus Santoso. (min)

 

terkait

Operasi Ramadniya 2017, Tekan Angka Kriminalitas di Jember

redaksi

Kebijakan Kesehatan Promotif Preventif Bermanfaat

redaksi

Aktivis Kecam Tindakan MTsN Kandat Perburuk Citra Pendidikan

redaksi