Akibat Listrik, Rumah Warga di Ponorogo Terbakar

oleh
Petugas dibantu warga gotong royong padamkan api.

PONOROGO, PETISI.CO – Kamis (22/2 /2018) sekitar pukul 21.30 Wib, warga Desa Sampung digegerkan dengan kebakaran yang menimpa rumah milik Misnun (55), warga RT 04 RW 02, Dusun Sampung Kidul, Desa/Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo.

Penyebab kejadian kebakarnya rumah Misnun tersebut dikarenakan karena konsleting listrik.

Pasalnya, korban melihat adanya percikan api dari saluran listrik di rumahnya pada pukul 21.30 wib Kamis malam itu.

Namun meski korban gerak cepat minta pertolongan warga tetangga kanan kiri rumahnya namun api dengan cepat membakar bahan rumah yang kayu kering puluhan tahun tersebut.

“Tadi malam itu saya melihat adanya percikan api namun langsung membesar dan sudah tidak bisa lagi dihalangi karena api dengan cepat membesar dan merembet ke seluruh bagian kerangka rumah saya,” ucap Misnun yang nampak tidak bisa sembunyikan kesedihannya itu.

Kasubag humas Polres Ponorogo AKP. Sudarmanto dihadapan wartawan menjelaskan, kejadian naas yang menimpa rumah Misnun.

Karena dekat dengan Polsek dan Koramil Sampung ketika adanya laporan petugas langsung bisa kelokasi dan bersama masyarakat sekitar petugas dari Polsek dan Koramil Sampung bahu membahu menolong dengan alat seadanya untuk padamkan api karena kayu kerangka rumah adalah kayu kering dengan cepat api menyambar rumah beserta isinya.

“Alahamdulillah dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan koraban jiwa, namun Pak Misnun harus menanggung kerugian materiil kurang lebih Rp 20 jutaan,” terang Kasubag Humas.

Ngeces Senter, Rumah Nyaris Kebakar

Konsleting listrik yang nyaris membuat rumah terbakar.

Usai kejadian kebakaran yang meludeskan rumah milik Misnun warga RT 04 RW 02 Dukuh Sampung Kidul, Desa/Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo, kembali kejadian yang sama yakni kebakaran yang dipicu oleh konsleting listrik terjadi di Desa Selur Kecamatan Ngrayun.

Kejadian konsleting listrik yang nyaris membakar rumah milik Kasmin (50) warga Dukuh Puthuk, Desa Selur Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo pada Jumat dini hari (23/2 /2018) sekitar pukul 00.15 wib tersebut tidak separah dengan kejadian sebelumnya ditempat yang berbeda di Kabupaten Ponorogo.

Kejadian naas yang hanya mengakibatkan kerugian materiil kurang lebih Rp. 300 ribu tersebut bukan persoalan besar kecilnya kerugian, namun bisa dijadikan pembelajaran bagi masyarakat semuanya untuk lebih berhati hati dan waspada dalam aktifkan peralatan elektronik yang bersumber energi dari listrik.

Kapolsek Ngrayun, AKP. Sutriatna membenarkan adanya kejadian naas yang nyaris membakar rumah korban bila tidak segera ketahuan.

“Kejadian naas itu berawal dari korban yang sedang ngeces lampu senter di stop kontak listrik yang ada di dinding papan rumah miliknya, habis itu korban tidur dan terbangun setelah dengar suara ledakan dari tempat ia ngeces senter aebelum tidur dan karena segera ketahuan korban yang melihat api beekobar lnagsung bangunkan keluarga lainnya untuk bantu memadmakan api karena belum parah api bisa dipadamakan oleh Kasmin dan keluarganya, ” ungkapnya.

Masih menurut orang nomer satu di Mapolsek Ngrayun tersebut meski kejadian tersebut hanya kecil kerugiannya namun kejadian ini bisa diambil hikmahnya bagi warga lainnya untuk lebih hati-hati.(mal)

No More Posts Available.

No more pages to load.