PETISI.CO
Aksi demo puluhan LSM Probolinggo di Kantor Inspektorat Probolinggo.
PERISTIWA

Aksi Demo Puluhan LSM Probolinggo di Kantor Inspektorat Ricuh

PROBOLINGGO, PETISI.CO – Puluhan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) gabungan Probolinggo Kota dan Kabupaten menggelar aksi demo di kantor Inspektorat di Jalan Pb Sudirman no 40 Kraksan ricuh. Para pendemo terjadi aksi saling dorong dengan aparat kepolisian ketika akan masuk ke kantor Inspektorat.

Demo Gabungan aktivis (LSM) dan Wartawan yang dihadiri oleh sejumlah LSM LIRA, PASKAL, MACAN KUMBANG, GAGAK HITAM, GMPK, F-WAMIPRO.

Semula, unjuk rasa berlangsung tertib. Massa meminta mundur Inspektur Pembantu (Irban), Ahsanunnas dari jabatannya, karena kinerjanya dianggap buruk dan telah mencederai citra LSM dan wartawan. Sebab, mereka mengusir jurnalis saat melakukan peliputan dan LSM dalam pengawalan.

Baca Juga :  Pasien Positif Corona di Secapa AD Berkurang 281 Orang

Dalam orasinya, Ketua DPD GMPK, Sholehudin SH, meminta Irban Ahsanunnas mundur dari jabatannya.

“Meminta maaf sangat mudah, tapi mengembalikan nama baik wartawan dan LSM yang sudah di usir sangat sulit,” kata Sholehudin.

Selain itu, dia juga menuntut kalau pelaku pengusiran terhadap LSM dan wartawan diproses secara kode etik ASN serta dipecat sebagai ASN.

“ASN sebagai pelayan masyarakat, harus melayani dengan gembira dan tersenyum. Bukan menggertak meja dan menunjuk wartawan ketika melakukan tugasnya sebagai jurnalis,” ungkapnya.

Baca Juga :  Arkoni MD Prihatin, Minta Masyarakat Banyuasin tak Tinggal Diam

Selain itu, dia berjanji akan melakukan aksi demo yang lebih besar lagi kalau tuntutannya tidak di penuhi.

“Saya minta dengan tegas, agar tuntutan kami ini di perhatikan. Kalau tidak di penuhi, lihat saja nanti dan jangan salahkan kami,” pungkasnya. (char/Yuli)

terkait

Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto Studi Banding ke Kabupaten Sidoarjo

redaksi

Polres Blitar Kota Patroli Amankan Penyimpanan Surat Suara di PPK

redaksi

Ledakan Terjadi di Desa Jurang Sapi Bondowoso, Seorang Warga Kritis

redaksi