Anas Karno Siap Kembali ke Gedung Yos Sudarso, Mengemban Amanat Warga

oleh
oleh
Kader PDI-Perjuangan, Anas Karno siap mengisi kursi DPRD Surabaya

Surabaya, petisi.co – Figur kader PDI Perjuangan, Anas Karno, dipastikan akan kembali mengisi kursi di Gedung DPRD Kota Surabaya, Gedung Yos Sudarso, melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Ia akan menggantikan almarhum Adi Sutarwijono yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya sekaligus Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, memastikan bahwa proses PAW telah resmi berjalan. Surat rekomendasi dari DPP PDIP sudah diterima dan ditandatangani, kemudian diajukan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya untuk tahapan selanjutnya.

“PAW alhamdulillah sudah, suratnya sudah turun. Kemarin juga sudah kami teken untuk pengajuan ke KPU,” ujar Armuji, Sabtu (04/04/2026).

Setelah berkas masuk ke KPU, proses akan dilanjutkan dengan verifikasi administrasi. Jika dinyatakan lengkap, selanjutnya akan diterbitkan Surat Keputusan (SK) oleh Gubernur Jawa Timur sebagai dasar hukum pelantikan. Tahapan akhir akan dilakukan melalui Rapat Paripurna DPRD untuk penetapan resmi.

Anas Karno dipilih sebagai pengganti sesuai dengan urutan perolehan suara dan mekanisme yang berlaku di Dapil 3 Surabaya, wilayah yang sama dengan almarhum Adi Sutarwijono. Sebelumnya, Anas juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya periode 2019-2024, sehingga ia sudah memiliki pengalaman dan pemahaman yang baik tentang tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

Anas Karno menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanat yang diberikan oleh warga. Ia berkomitmen untuk terus bekerja keras, menjaga kepercayaan masyarakat, dan berkontribusi maksimal dalam fungsi legislasi, pengawasan, serta pelayanan publik di DPRD Surabaya.

“Sebagai kader partai, tugas kita adalah menjadi perpanjangan tangan rakyat. Amanat ini akan saya jaga sebaik mungkin, bekerja bersama-sama untuk kemajuan Kota Surabaya dan kesejahteraan warganya,” ujarnya.

Namun, di sisi lain, ia meminta kepada seluruh media untuk bersabar dan belum meminta keterangan resmi, mengingat saat ini semua masih dalam tahapan administrasi birokrasi.

“Maaf, biarkan proses administrasi berjalan terlebih dahulu, setelahnya baru kita bicara lebih banyak nggih,” ucapnya.

Dengan berjalannya proses PAW ini, diharapkan kekosongan kursi di legislatif dapat segera terisi, sehingga roda pemerintahan dan pembangunan kota tetap berjalan optimal, serta stabilitas politik tetap terjaga. (joe)

No More Posts Available.

No more pages to load.