Apel Gratis Cair, Sopir Angkot Bernafas Lega

oleh -85 Dilihat
oleh
Sopir Angkot KWB, saat menerima pencairan dana Apel Gratis di Koperasi Sumberejeki

BATU, PETISI.CO – Ratusan sopir Angkot (Angkutan Kota) Wisata Batu dapat bernafas lega, lantaran di bulan Juni 2024 kemarin selama 12 (dua belas) hari yang tergabung di APEL (Angkutan Pelajar) Gratis, maka dapat dipastikan hari ini sudah cair dari Dishub (Dinas Perhubungan) Pemkot Batu.

Dalam sistematis tersebut, pencairan itu diberikan dari pihak Dishub Pemkot Batu melalui Bank daerah yang ditunjuk yaitu Bank Jatim, maka Bank Jatim langsung TF (Transfer) ke Rekening Koperasi Sumber Rejeki Kota Batu yang menaungi Unit Angkutan Pelajar Gratis Kota Batu.

Dalam kesempatan itu, saat diwawancarai awak media, Sekretaris Koperasi Sumber Rejeki Kota Batu, Totok Adi Mutalib mengatakan, Alhamdulliah pencairan APEL yang kali kedua di bulan Juni kemarin dapat teratasi, dan langsung dapat diberikan kepada pihak sopir angkot pada hari ini juga, Selasa (9/7/20240).

“Tentunya dari pihak Koperasi Sumber Rejeki Kota Batu, sudah tidak mempunyai beban secara moral maupun secara individual kepada pihak sopir angkot tersebut. Dan kami berterimakasih kepada pihak Pemerintah Kota Batu yang melalui leading sektornya Dishub, yang sudah membatu kelancaran pencairan hak para sopir,” katanya.

Selain itu, Totok juga berharap kerjasamanya dari semua pihak mulai dari sopir angkot, Koperasi dan Dishub untuk mempersiapkan dokumen – dokumen yang dibutuhkan oleh Pemkot Batu yaitu Dishub supaya tidak terjadi kendala di kemudian hari.

“Dalam waktu sekitar lima hari dari pengajuan terhitung sejak Kamis 5 Juli 2024 kemarin masih pengajuan ke Dishub Kota Batu, dan pada Jumat diverifikasi oleh pihak Dishub Kota Batu dan langsung diajukan ke BKAD (Badan Keuangan Daerah) Kota Batu, itupun ada waktu libur dua (2) hari Sabtu – Minggu, lalu dilanjutkan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) Pada Senin kemarin. Alhamdullilah Selasa hari ini bisa cair dan langsung dibagikan kepada seluruh sopir angkot APEL GRATIS Kota Batu,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala DISHUB (Dinas Perhubungan) Kota Batu, Endri Suseno mengatakan, APEL gratis adalah semangat Pemerintah Kota Batu, dalam hal ini Walikota Batu bersama Dishub yang mempunyai tusi kenyamanan, keamanan dan keselamatan tranportasi darat bersemangat untuk memberdayakan dan mensejahterakan angkutan umum yang sepi setelah adanya,  gojek, go car,  mel aplikasi.

“Tentunya berjalan dengan baik, bahkan animo masyarakat sangat luar biasa. Saat ini akan dievaluasi kebutuhannya di bulan Juli 2024, karena  saat launching musim ujian dan libur sekolah. Di bulan Juli 2024 pertengahan sekolah sudah masuk normal, sehingga kita tau kebutuhan riel untuk dilaporkan ke pimpinan, kalau memang kurang akan ditambah anggaran,” bebernya.

Disampaikan pula, lanjut Endri, kendala kerjasama secara admin masih ada, koperasi belum familier administrasi perlu percepatan dan komunikasi agar pencairan tidak terhambat dan tertunda. Kami paham mereka setiap hari mengeluarkan BBM sehingga harus ada percepatan pembayaran, sehingga komunikasi intens dengan tim dishub untuk percepatannya.

Ketua AMPU (Aliansi Mobil Penumpang Umum) Kota Batu, Maskud menyatakan kami merasa senang karena sudah cair dan uang tersebut dapat kami buat modal kerja dan keluarga. Karena saat ini kondisi di jalan juga sepi penumpang.

“Tentunya progam  dari pihak Pemerintah Kota Batu ini sangat bagus untuk pemberdayaan para sopir angkut, dengan adanya progam ini dapat menambah pemasukan para sopir semuanya. Dan nantinya kita para sopir KWB, menuggu pada 15 Juli 2024 karena siswa sudah masuk sekolah full di tahun ajaran baru,” tegasnya, sembari penuh semangat.

Meskipun demikian, para sopir harus menyadari karena adanya sistematis kita tidak boleh menyalahkan satu sama lain. Semoga kedepannya dapat berjalan lancar dan siswa Kota Batu dapat terakomodir, sehingga wali siwa merasa senang.

“Terkadang ada siswa sekolah ada yang masih salah paham dengan adanya APEL Gratis ini, karena disaat siswa jam pulang sekolah melebihi ketentuan yang sudah disepakati bersama, maka dari itu dikira siswa tersebut masih gratis dan ternyata bayar. Hal inilah masih perlu adanya sosialisasi lagi yang lebih getol kemasyarakatan untuk memberikan pemahaman kepada Masyarakat. Sehingga kami dari para sopir atau para jasa dapat terakomodir. Dalam sistem pencairan tadi itu, bisa saya katakan tidak sama lantaran ada menerima haknya 13 hari dan 12 hari. Yang 13 hari sopir angkot Batu – Karangploso, Batu – Landungsari, dan Batu Selecta. Selebihnya yang 12 hari dari jalur lain seperti Batu – Songgoriti dan lain – lain,” bebernya.

“Mereka para sopir, mendapatkan haknya kurang lebih Rp 1jt. Semoga untuk kedepannya jauh lebih baik lagi, dalam absensinya, setor fotonya, dan untuk wacana kedepannya akan dicairkan dalam waktu dua minggu sekali yaitu delapan hari. Dan kami menerima hak atas pencairan uang tersebut, tidak ada potongan dari pihak Koperasi Sumber Rejeki Batu,” tukas sopir senior ini kepada media.

Sementara itu, ketua YUA (Yayasan Ujung Aspal) Jatim, yang diketuai Alex Yudawan menyatakan, bahwa pada saat ini pihak Pemerintah Kota Batu telah berkomitmen dan menepati janjinya untuk malaksanakan pembayaran APEL gratis lewat Koperasi Sumber Rejeki, dan uang tersebut telah diterima oleh para sopir.

”Seharusnya pihak sopirpun berkomitmen juga, dan menepati perjanjian sesuai yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Tentunya dengan jam dan tujuan yang sudah disepakati oleh masing – masing jalur, sehingga pelayanan kepada siswa sekolah di Kota Batu dapat terpenuhi dan tidak akan menimbulkan permasalahan dikemudian hari,” pungkasnya. (eka)

No More Posts Available.

No more pages to load.