PETISI.CO
Kepala Kejari Surabaya, Anton Delianto saat melakukan penyerahan aset milik Pemkot Surabaya kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
BERITA UTAMA PERISTIWA

Aset Brandgang Embong Wungu Resmi Kembali Ke Tangan Pemkot Surabaya

SURABAYA, PETISI.CO – Aset brandgang di sebelah utara Jalan Embong Wungu menuju saluran tepi Jalan Apsari resmi kembali ke tangan Pemkot Surabaya. Aset brandgang tersebut bernilai Rp 36 miliar lebih dengan luasan kurang lebih 904 meter persegi.

Penyerahan aset sendiri dilakukan secara langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Surabaya Anton Delianto, kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Menurut Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, aset itu tidak hanya dilihat dari besaran harga saja. Namun juga pada fungsinya yang bisa dijadikan untuk saluran.

Baca Juga :  Koramil Mojosari Shalat Tahajud Bareng Warga

“Kalau kita bisa memanfaatkan itu lagi, maka secara otomatis akan bisa mengurangi genangan di wilayah tersebut, terutama di sekitar Embong Wungu dan depan Tunjungan Plaza,” kata Eri, Jumat (5/3/2021).

Mantan Kepala Bappeko Surabaya itu menyebut, Dinas PU Bina Marga dan Pematusan agar langsung melakukan perbaikan.

Lebih lanjut, pengembalian fungsi brandgang itu dimaksudkan meminimalisir genangan di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah juga aset ini dibantu oleh BPN untuk proses sertifikatnya, sehingga secara cepat ketika pemkot mengajukan, langsung bisa balik nama atas nama Pemkot Surabaya,” terangnya.

Baca Juga :  Selama 4 Tahun, Jokowi Buka 10,5 Juta Lapangan Pekerjaan Baru

Di sisi lain dirinya berharap ke depannya, penyelamatan aset bisa kembali ke aset negara semuanya. “Semua aset milik negara, harus kembali ke negara. Karena itu aset negara, maka sepenuhnya harus digunakan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Eri.

Kepala Kejari Surabaya, Anton Delianto menjelaskan Brandgang Embong Wungu itu sempat beralih hak penguasaannya ke dalam sertifikat Hak Guna Bangunan nomor 621 atas nama PT Mandraguna Devindo dan sertifikat Hak Guna Bangunan nomor 620 atas nama Istana Mobil Surabaya, pada tahun 1998 lalu.

Baca Juga :  Tiga Warga Magetan Sembuh dan Satu Terkonfirm Covid-19

Kemudian kata Anton, setelah dilakukan penyelidikan dan pengecekan selama kurang lebih 3 bulan, aset itu akhirnya dikembalikan oleh yang bersangkutan. “Alhamdulillah bisa dikembalikan ke pemkot dan semoga bisa difungsikan untuk saluran,” jelas Anton.

Hingga saat ini masih ada beberapa aset milik Pemkot Surabaya yang masih ditangani oleh pihaknya.

“Harapannya kami bisa segera mengembalikan semuanya,” tandasnya. (nan)

terkait

Pencegahan Virus Covid 19 di Stasiun Kota Probolinggo

redaksi

Ikan Tongkol Puger Dinyatakan Aman Oleh Badan POM RI

redaksi

Dharmasraya Terkonfirmasi Positif Covid 19 Bertambah, Menjadi 13

redaksi