Badan Jalan Nailan-Bancar Jemblong

oleh
Waspada lubang di jalan kabupaten di persawahan Dukuh Mayi

PONOROGO, PETISI.COJalur Nailan – Bancar atau Wringinanom yang merupakan jalan Kabupaten kondisinya sudah sangat memperihatinkan. Pasalnya di jalan raya tersebut kondisi jalanya rusak parah, banyak lubang yang sangat membahayakan sepanjang jalan tersebut.

Bahkan selain kondisinya banyak berlubang, tepatnya di wilayah Dukuh Mayi, Desa Bediwetan, Kecamatan Bungkal mengalami jemblong di bagian badan jalan. Sehingga membahayakan lalu lintas yang melewati jalur alternatif terdekat bila dari Pacitan hendak ke Trenggalek melalui wilayah Slahung.

Seperti yang dikatakan Damun warga yang melintas saat itu ban sepeda motornya kempes ketika masuk ke lubang di jalan kabupaten di persawahan Dukuh Mayi. “Ban kulo bocor mas, niki wau kejeglong lubang cedake bangunan gudang padi niku. Malah etane wonten sing jemblong mas wonten tengah dalan,” jelas Damun.

Salah satu anggota polisi yang enggan namanya dikorankan itu juga mengaku kalau kerusakan jalan kabupaten di wilayah – wilayah Kecamatan juga banyak yang rusak amburadul. Selama kurun waktu 2 sampai 3 tahun ini hampir semua jalan di pedesaan yang masuk jalan Kabupaten hancur. Bahkan ia juga mengkritisi 300 juta perdesa pertahun yang terkesan janji karena tidak ternyata dibagi bagikan ke cv-cv pelaksanaannya.

“Halah mas semua hancur dimana-mana kalau jalan Kabupaten merata se Ponorogo jalan Kabupaten pasti banyak kondisinya amburadul. Kok sampean bilang Nailan –ke timur banyak tidak bisa disebutkan. Kami juga sangsi dengan 300 juta perdesa pertahun karena kenyataanya pelaksanaannya dum-duman di cv -cv , dan informasinya dana Rp 300 juta itu hanya untuk jalan poros desa yang juga masuk jalan kabupaten,” terangnya sembari wanti-wanti namanya jangan dicatut.

Sementara kepala Dinas PUPR Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto ketika dikonfirmasi terkait jalan Kabupaten banyak rusak dan jemblong tersebut, pihaknya tidak banyak berkomentar. “Ya mas terimakasih infonya,” jawabnya singkat. (mal)