Banjir Luapan Sungai Yoso Jember Mulai Surut

oleh
Banjir saat ketinggian air mencapai 1 meter

JEMBER, PETISI.CO – Banjir luapan Sungai Yoso, yang melanda di beberapa desa di Kecamatan Sumber Baru Senin (3/4/2017), sudah benar benar surut. Warga yang semula di evakuasi dari wilayah ketinggian, satu persatu mulai pulang ke rumah masing-masing.

Mereka mulai membersihkan tumpukan lumpur dari halaman hingga dalam rumah masing-masing.

“Ini banjir tahunan. Tahun-tahun sebelumnya juga terjadi banjir luapan seperti ini.  Namun, kali ini adalah yang paling parah,” ungkap M. Yusuf,  Camat Sumber Baru kepada petisi.co.

Muspika dan sejumlah relawan tampak mulai bergerak membantu warga membersihakan bekas banjir. Bukan hanya itu, pemberian logistik berupa nasi bungkus dan obat-obatan juga dilakukan, selain itu juga pendataan total kerugian.

Berdasarkan release Pusat Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daearah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Jember, kurang lebih 1.105 rumah yang terendam, 185 di Desa Yosorati, 20 di Desa Jatiroto, dan yang terparah melanda Desa Sumberagung,  900 rumah di desa itu terkepung banjir.

“Sekira pukul 17.30 petugas BPBD datang dengan 1 perahu karet, dan langsung bergerak, selain mengimbau warga agar lekas menyelamatkan diri,  kami juga mengevakuasi warga yang terjebak genangan,” jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Heru Widagdo.

Diceritakan, air meluap ke permukiman warga sejak Minggu (2/4/2017) petang, setelah terjadi hujan deras sejak pukul 14.00 Wib – 17.00 Wib. Air menggenangi rumah warga kurang lebih mencapai 1 meter.

Air luapan pertama kali menggenangi Lingkungan Yoso, Dusun Tunggangan, Desa Yosorati sebagai wilayah yang paling dekat dari aliran sungai. Air luapan sungai terus melaju ke wilayah-wilayan yang lebih rendah, seperti Desa Sumberagung dan Jatiroto.

Diketahui, Desa Yosorati letaknya diapit oleh kedua sungai, yakni Sungai Tanggul dan Sungai Jatiroto.(yud)