Banyak Kutu di Beras, Bulog tak Mau Disalahkan

oleh
Ribuan ton beras di gudang yang sempat dikabarkan banyak kutu.

Beralasan Gurem di Beras karena Cuaca

SITUBONDO,  PETISI. CO –  Masyarakat menggunjingkan kutu beras di gudang Bulog di Desa Kendit Kecamatan Kendit.
Kepala Gudang Bulog Klatakan, Adhekan, enggan disalahkan dan menjelaskan, banyaknya kutu di beras yang menjadi tanggungjawabnya.

Dijelaskan, hewan jenis gurem tersebut ada karena faktor cuaca. Sebenarnya tiap tiga bulan sekali sudah dilakukan perawatan dan pengecekan terhadap semua beras yang ada di gudang.

Sedangkan setok beras yang ada untuk saat ini 7.906 ton yang ada di gudang Bolog, jadi masih mencukupi untuk setok beberapa bulan ke depan, termasuk di hari raya nanti.

“Menurutnya berita mengenai adanya kutu itu tidak benar, bukan kami menyalahkan, tapi hanya meluruskan bahwa yang ada pada beras tersebut adalah jenis gurem. Dan hewan tersebut tidak merusak beras yang ada,” ujarnya.

Menurutnya, memang dengan adanya gurem tersebut perlu perawatan dan sebenarnya sudah dilakukan perawatan setiap tiga bulan sekali.

“Artinya, beras yang ada masih layak dan bisa didistribusikan ke masyarakat. Karena kami memilih dan memilah beras mana yang harus kami distribusikan dan layak untuk masyarakat, jadi beras yang memang tidak layak seperti yang ada guremnya tidak kami distribusikan. Beras tersebut kami amankan.”

Dijelaskannya, dan kalau memang nantinya beras yang distribusikan ke masyarakat tidak layak atau tidak bagus maka siap untuk diganti. (heri iwantoro)