Bencana Tanah Retak di Senepo Ponorogo, 26 Jiwa Diungsikan

oleh
Warga di tenda pengungsian.

PONOROGO, PETISI.CO – Setelah wilayah Desa Senepo Kecamatan Slahung sejak seminggu lalu diguyur hujan dengan intensitas tinggi, mengakibatkan bencana tanah retak di wilayah Dukuh Kowang desa setempat.

Seperti yang terjadi di wilayah RT 02 RW 01 Dusun Kowang, sejak Senin malam (12/2/2018) sebanyak 6 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah warga 26 jiwa tersebut harus mengungsi. Pasalnya, rumah yang dihuni mereka retak-retak dan tanahnya ambles.

Dari 26 jiwa penduduk tersebut harus menempati tenda di masjid setempat yang sudah disediakan oleh Pemerintah Desa Senepo sebagai barak pengungsian.

Dikawatirkan, bila menetap di perumahan miliknya, terjadi hal yang mengancam keselamatan jiwanya.

Retakan tanah di jalan penghubung.

Damiyem warga setempat berharap adanya bantuan dari pemerintah. Ia bersama warga lainnya cemas terjadi kayak di Banaran Pulung.

Kulo nyuwun pemerintah padosne lokasi ingkang aman saking bengkahan meniko mas,” jujurnya.

Sementara Kepala Desa Senepo, Lasmono dikonfirmasi membenarkan di wilayah RT 02 Rw 01 Dukuh Kowang telah terjadi bencana tanah retak atau tanah gerak yang kian hari selalu bertambah lebar retakannya.

“Tanah gerak yang akibatkan keretakan di wilayah Kowang ini semakin hari semakin bertambah lebar retakan dan juga menerjang jalan antar Dukuh serta pemukiman warga kami ,” tegas Lasmono.

Lasmono Kepaqla Desa Senepo.

Masih menurut orang nomer 1 di Desa Senepo tersebut, pihaknya sudah tidak lepas koordinasi, baik dengan pemerintah diatasnya serta kepolisian dan Koramil untuk keamanan warganya.

“Sampai saat ini ada 6 KK terdampak tanah gerak ini dan jumlah jiwanya sebanyak 26 orang, semuanya sudah menempati tenda pengungsian yang kita tempatkan di halaman masjid ‘Khulafaur Rosyidin’, karena lebih aman lokasinya dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa, semoga tidak ada mas,” pungkas Kepala Desa Senepo.

Ke-26 warga sesuai data dari Kepala Desa Senepo antara lain;

Wasito (53), 2. Mesiyem (53), 3. Soimen (70), 4. Sugeng (48), 5. Katini (42), Langgeng (24), 7. Silvia Canda Dewi (18), 8. Dasat (52), 9. Pani (86), 10. Martun (49),  11. Wijianto (32), 12. Adi pranoto (23), 13. Suyadi (45).

14.Wiwik Tunarti (82), 15. Darmo (59), 16. Sibo (71), 17. Karmini (55), 18. Purwan (57), 19. Sukirno (46), 20. Boiran (61), 21. Damiyem (58), 22. Katini (44), 23. Eka susantu (23), 24 Budi Hartanto (18), 25 Indi x Mana (13), 26. Deven Ardiansah (15).(mal)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.