Berangkat Kerja, Ibu Asal Kasiyan Puger Terkapar, Dijambret Bandit Jalanan

oleh
Korban saat menjalani perawatan medis.

JEMBER, PETISI.CO – Meski sudah banyak pelaku kejahatan penjambretan ditangkap oleh polisi dan tak jarang juga dihadiahi timah panas, namun semua itu tak menyurutkan para pelaku kejahatan jalanan untuk beraksi.

Seperti kejadian penjambretan yang terjadi Selasa (4/4/2017) petang. Korbannya Siti Fatimah (35), asal Dusun Kono Keling, Desa Wringintelu, Kecamatan Puger Kabupaten Jember.

Aksi ini terjadi  di jalan raya Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, tepatnya di jembatan Gladak Singkil,  adalah bukti bahwa masih banyak pelaku jambret berkeliaran.

Menurut saksi mata, Wiwit (26), seorang pengendara motor yang melihat awal posisi korban yang berada di pinggir jalan mengatakan, korban saat itu posisi sudah terjatuh dan berada di pinggir jalan.

“Waktu itu posisi korban sedang terjatuh, terlihat pengendara motor jenis Vixion putih melaju kencang ke arah barat,” ujarnya.

Diketahui, karena mengalami luka cukup parah akibat terjatuh setelah harta bendanya berupa kalung dan tas yang dipanggulnya dijarah pelaku, korban harus dilarikan ke Puskesmas Kencong.

“Kepala dan muka sebelah kanan mengucurkan darah, mungkin akibat terbentur ke jalan aspal mas ketika terjatuh,” tambahnya.

Hal senada juga dituturkan saksi bernama Abdul Kodir (21), asal Curah Nongko Ambulu. Diirinya saat itu melihat korban tersungkur di pinggir jalan raya di daerah jembatan dan motor jenis beat warna putih bernopol P-6475-KR tergeletak di sampingnya menghadap ke barat.

Karena tidak ada yang menolong, lalu Kodir membawa korban ke Puskesmas Kencong.

Dari hasil informasi yang tergali di Puskesmas Kencong, diceritakan oleh anak korban yang enggan disebutkan namanya,  jika korban saat itu mau berangkat kerja ke kota Lumajang di rumah saudaranya.

“Ibu setiap hari ke Lumajang, bekerja di rumah saudara,” katanya yang sesekali terlihat sambil mengusap air mata di pipinya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui berapa kerugian yang dialami korban.(yud)